Keren, Tiga Taman Nasional Indonesia Masuk Daftar Biosfer Dunia

Agregasi Antara, Jurnalis · Jum'at 27 Juli 2018 00:03 WIB
https: img.okezone.com content 2018 07 26 406 1927953 keren-tiga-taman-nasional-indonesia-masuk-daftar-biosfer-dunia-yf2VvLxyUz.jpg Taman Nasional Rinjani (Foto: Popular)

TIGA taman nasional Indonesia resmi masuk dalam daftar biosfer dunia atau Biopshere Reserves UNESCO. Yaitu, Taman Nasional Berbak-Sembilang di Jambi, Betung Kerihun Danau Sentarum-Kapuas Hulu di Kalimantan Barat, dan Rinjani-Lombok di Nusa Tenggara Barat.

Keputusan tersebut tercapai dalam sidang ke-30 International Coordinating Council of the Man and Biosphere Programme (ICC-MAB) di Palembang, Sumatera Selatan pada Rabu 25 Juli 2018.

Dalam sidang itu, delegasi Indonesia dipimpin oleh Delegasi Tetap RI untuk UNESCO Duta Besar Hotmangaradja Pandjaitan, yang didampingi oleh para pejabat dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, LIPI, Kementerian Luar Negeri, dan KBRI Paris. Markas besar UNESCO berada di Paris, Prancis.

Taman Nasional Rinjani (Foto: Trekkingrinjani)

Sidang yang berlangsung pada 23-28 Juli 2018 tersebut dihadiri oleh 401 delegasi dari 50 negara. Dalam pembukaan persidangan, Dubes Hotmangaradja menyampaikan posisi dan komitmen Indonesia terkait konservasi biosfer, di mana Indonesia telah mengintegrasikan Rencana Aksi Man and Bioshphere (MAB) ke dalam program nasional. Indonesia juga akan terus mengembangkan cagar biosfer baru.

(Baca Juga: Kenalin Nih Tukang Sunat Tercantik Sedunia, Mau Disunat Lagi?)


Taman Nasional Danau Sentarum-Kapuas Hulu (Foto: Getty Images)

Sementara itu, para anggota Dewan Koordinasi Internasional (ICC) MAB UNESCO secara aklamasi menyetujui Indonesia sebagai Ketua ICC MAB untuk periode 2018-2020. Pemerintah Indonesia telah menunjuk Prof. Enny Sudarmonowati, Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati LIPI, sebagai representatif keketuaan Indonesia di ICC MAB untuk dua tahun ke depan.

Program Man and Biosphere (MAB) telah ada sejak 1971 dan merupakan forum ilmiah untuk mempromosikan konservasi lingkungan, keanekaragaman hayati, dan pembangunan berkelanjutan.

Taman Nasional Sembilangan (Foto: Dok Okezone)

MAB berupaya menggabungkan aspek lingkungan dengan sosial, ekonomi, dan pendidikan, agar penghidupan dan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan seimbang dan aman dengan ekosistem lingkungan hidup.

(Baca Juga: 3 Taman Nasional Dicalonkan Jadi Cagar Biosfer Dunia, Apa Dampaknya?)

Hingga kini dalam daftar cagar biosfer dunia telah ada hampir 700 cagar di 120 negara. Dengan penambahan tiga cagar berupa taman nasional itu, maka sekarang ada 14 cagar Indonesia yang masuk dalam daftar Biosphere Reserves UNESCO.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini