Share

6 Obyek Wisata di Sulawesi Utara Ini Mirip dengan di Luar Negeri

Subhan Sabu, Jurnalis · Senin 30 Juli 2018 18:46 WIB
https: img.okezone.com content 2018 07 30 406 1929437 6-obyek-wisata-di-sulawesi-utara-ini-mirip-dengan-di-luar-negeri-it8zSc97pd.jpg Monumen Yesus Memberkati di Sulawesi Utara (Foto: Ist.)

INDONESIA memang surganya tempat wisata. Bahkan karena luasnya, tanpa kita sadari terdapat banyak objek wisata di Indonesia yang mirip dengan yang ada di luar negeri.

Ingin tahu apa saja objek wisata yang mirip dengan luar negeri? Berikut Okezone merangkum objek wisata di Sulawesi Utara yang mirip dan tidak kalah indahnya dengan yang ada di luar negeri:

1. Pantai Navagio Yunani dan Tanjung Silar Boltim

Pantai Navagio merupakan sebuah pantai yang terletak di pulau Zakynthos, Kepulauan Ionia, Yunani. Wilayah pantai yang terletak di pesisir barat laut Zakynthos, Munisipalitas Elation ini dikenal akan tebing kapurnya, pasir pantainya yang putih, dan warna airnya yang biru dan jernih. Pantai ini hanya dapat dijangkau dengan menggunakan kapal.

 

Bagi anda yang tertarik dengan keindahan Pantai Navagio, tidak perlu susah payah untuk kesana. Pantai ini punya kembarannya kok di Indonesia, tepatnya di Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Tanjung Silar namanya.

 (Baca Juga:Ikutan Keke Challenge, Motivator Ini Lakukan dengan Cara Tak Biasa)


Tanjung Silar yang berada di Desa Jiko, Kecamatan Nuangan, Kabupaten Boltim ini mempunyai kemiripan yang hampir sama dengan Pantai Navagio, sama-sama berpasir putih, dan air yang berwarna biru dan jernih.

Selain itu juga untuk menuju ke lokasi tanjung Silar harus menggunakan perahu, sama dengan pantai Navagio, yang hanya dapat dijangkau dengan menggunakan kapal.

2. Patung Cristo The Redeemer, Rio de Janeiro dan Patung Yesus Memberkati, Manado

Kalau di Rio de Janeiro, Brazil punya patung Kristus Penebus, maka di Manado punya Patung Yesus Memberkati. Patung Cristo The Redeemer atau Kristus Penebus di kota Rio de Janerio, Brasil ini adalah satu patung Yesus Kristus paling fenomenal dan populer di dunia. Patung setinggi 38 meter itu tidak saja menjadi ikon Rio de Janerio tetapi sudah menjadi ikon Brasil.

  (Baca Juga:Rumah Pengabdi Setan yang Tak Pernah Kosong, tapi Lebih Menyeramkan dari Biasanya)

Di Manado, Monumen Yesus Memberkati ini pun menjadi ikon kota Manado dan menjadi salah satu tujuan wisata religi. Monumen Yesus Memberkati memiliki tinggi 50 meter dari permukaan tanah. Tinggi patung adalah 30 meter dan 20 meter adalah tinggi penopangnya. Dengan tinggi total 50 meter, Patung Yesus Memberkati menjadi yang tertinggi kedua di dunia setelah patung Kristus Memberkati di Rio de Janeiro.

 

Patung ini terletak pada bukit tertinggi yang merupakan bagian dari Perumahan Citraland Manado dan menghadap langsung ke Kota Manado dan Pantai Manado. Monumen Yesus Memberkati ini pun menjadi satu-satunya Monumen Yesus yang dibangun dengan kemiringan. Bahkan kemiringan patung yang berbahan dasar besi fibre ini mencapai 20 derajat. Monumen Yesus Memberkati ini menjadi simbol kerukunan antar umat beragama.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

3. Kampung Pelangi Brasil dan Kampung Pelangi Manado

Sebuah permukiman di Rio de Janeiro, Brasil, dulunya merupakan kampung nelayan yang kumuh dan sama sekali tidak menarik untuk dilihat. Namun setelah dinding rumah pada permukiman tersebut dicat dengan warna yang beragam, seperti pelangi, kampung tersebut menjadi sedap dipandang.

 

Di Manado juga ada kampung pelangi yang mirip dengan yang ada di Brasil. Letaknya di tengah pusat Kota Manado, di kawasan permukinan kampung Sindulang yang berdiri di atas bukit Torsina.

Keberadaannya sangat mencolok bila dilihat dari atas jembatan Soekarno. Selain menonjolkan warna segar, di kampung ini juga terdapat sebuah taman yang menjadi tempat favorit bagi warga untuk berfoto ria.

 (Baca Juga:Terjun dari Jembatan Stari Most, Tradisi Ratusan Tahun di Mostar untuk Uji Nyali)

4. Pagoda Cien, Taiwan dan Pagoda Ekayana Tomohon

Pagoda Cien yang berada di Taiwan ini selesai dibangun pada tahun 1971. Cien berarti kebaikan, rahmat dan belas kasihan dalam bahasa Mandarin. Pagoda Cien ini terletak di atas 954 meter permukaan laut, dengan tinggi sekitar 46 meter.

 

Di Kota Tomohon, Sulawesi Utara juga terdapat sebuah Pagoda yang mirip dengan Pagoda Cien. Pagoda ini berdiri megah di dalam kompleks Vihara Buddhayana, Kelurahan Kakaskasen 2, Tomohon.

 

Pagoda yang selesai dibangun tahun 1996 ini memiliki sembilan lantai. Berdasarkan kepercayaan pagoda berfungsi untuk memperingati para leluhur dan juga, tempat penyimpanan benda-benda yang disakralkan. Penyimpanan tersebut akan diurut berdasarkan lantai, lantai tertinggi merupakan tempat penyimpanan benda yang paling dianggap suci, dibanding benda-benda suci lainnya.

5. Menara Eiffel di Paris dan Miniatur Eiffel di Kota Bitung

Menara Eiffel memang tidak lepas sebutannya sebagai ikon dari Kota Paris, Prancis. Menara dengan ketinggian sekitar 325 meter ini awalnya dibangun untuk digunakan sebagai menara pengamat dan menara radio. Namun sekarang, menara itu beralih fungsi sebagai tempat wisatawan, baik wisatawan lokal maupun mancanegara.

 

Di Kota Bitung, Sulawesi Utara sendiri punya replika Menara Eiffel. Meski hanya setinggi sekitar 30 meter, menara ini tidak kalah indahnya dengan aslinya. Di ujung menara dipasang jangkar kapal yang menggambarkan Bitung sebagai Kota Pelabuhan dan Kota Bahari. Menara yang berada di tengah Kota Bitung ini dibangun sekitar tahun 1980an oleh salah seorang Walikota Bitung yang pernah menuntut ilmu di Paris.

 (Baca Juga:Aksi "Ngasepin" Monyet di Batu Secret Zoo dengan Rokok Elektrik Jadi Viral, Netizen: Haduh, Gobl*knya Sampe ke DNA!)

6. Festival Bunga Mawar Pasadena dan Tomohon Internasional Flower Festival

Di Pasadena, California ada sebuah pesta yang diadakan setiap tahun, yakni parade bunga mawar yang digelar pada bulan Januari atau memasuki tahun baru. Dalam parade ini, semua kendaraan di hias dengan berbagai bentuk menggunakan bunga mawar atau dengan bahan-bahan alamiah lainnya, seperti daun-daunan, benih, atau kulit kayu.

 

Nah, di Sulawesi Utara sendiri ada festival bunga yang tidak kalah meriahnya dengan Pasadena, namanya Tomohon Internasional Flower Festival yang menampilkan pawai kendaraan yang dihiasi dengan bunga, Pameran bunga yang menampilkan kekayaan florikultura dalam beragam desain unik dan menarik serta pergelaran seni budaya nusantara.

 

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini