Share

Kabupaten Bandung Persiapkan Diri Menjadi Destinasi Wisata Halal

Tiara Putri, Jurnalis · Jum'at 03 Agustus 2018 13:01 WIB
https: img.okezone.com content 2018 08 03 406 1931216 kabupaten-bandung-persiapkan-diri-menjadi-destinasi-wisata-halal-rYygyPRIHY.jpg Wisata Halal (Travelcab)

ANDA tentu sudah tidak asing lagi dengan obyek wisata Kawah Putih, Tebing Keraton, dan Situ Cileunca. Ketiga obyek wisata yang selalu ramai dikunjungi itu terletak di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Sebenarnya masih banyak sekali obyek wisata di kabupaten ini yang belum dikenal oleh wisatawan.

Hal ini pun disadari benar oleh Kepada Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Kabupaten Bandung, H. Agus Firman Zaeni. Maka dari itu dirinya ingin mengembangkan potensi wisata yang ada di daerahnya. Salah satu strategi unggulan untuk menggaet wisatawan adalah merencanakan destinasi wisata halal.

 Baca juga: Aih... Anggunnya Varsha Strauss Calon Istri Panji Trihatmodjo Berbalut Kebaya

Wisata halal (Smartmeeting)

"Wisatawan mempercepat proses pertumbuhan ekonomi. Target kita adalah merebut pasar Timur Tengah karena jumlah wisatawannya sedikit tapi belanjanya banyak, itu yang kita cari. Sampai hari ini kan Timur Tengah belum masuk ke Kabupaten Bandung, baru ada Malaysia, Singapura, China," ungkapnya saat ditemui Okezone dalam acara temu dialog yang digelar oleh Biro Komunikasi Publik Kementerian Pariwisata, Kamis, 2 Agustus 2018.

 Baca juga: Nyaris Telanjang, Ini 5 Gaya Seksi Kendall Jenner saat Tampil di Depan Publik

Alasan lain Kabupaten Bandung ingin menjadi destinasi wisata halal karena belum ada kabupaten yang berani mendeklarasikan hal serupa. "Halal tourism ini 'kan tren sekarang seperti negara nonmuslim mulai masuk. Apalagi Kabupaten Bandung 90% lebihnya muslim. Sekarang lagi dipersiapkan akhir tahun akan launching," kata Agus.

 Baca juga: 6 Penyakit Langka Ini Mungkin Belum Pernah Anda Dengar Namanya

Wisata halal (Alarabiya)

Untuk persiapan ini, Disparbud Kabupaten Bandung berkonsultasi dengan Salman Center Halal ITB. Mereka intens melakukan diskusi dengan sejumlah profesor sekaligus menerima rekomendasi. "Tahap awal (persiapan) paling yang ringan-ringan, masuk di hal 1 hotel. Tamu datang ditawari sajadah karena halal tourism berdasarkan syariat Islam, ada tempat shalat, makanan akan fokus ke makanan halal. Tapi tentu tidak mungkin keseluruhan Kabupaten Bandung untuk menghormati non muslim," tambah Agus.

Hingga saat ini pihak Disparbud Kabupaten Bandung belum menentukan destinasi yang dipilih. Akan tetapi mereka sudah berbicara dengan pemilik hotel, destinasi, dan yang lainnya untuk turut serta mendukung proses deklarasi wisata halal. "Kita akan lebih detail karena tidak akan mudah. Kita mendeklarasikan (maka) menantang dunia," pungkas Agus.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini