Wisata Desa Semakin Bergairah Berkat Sekolah Budaya Jawa

Koran SINDO, Jurnalis · Senin 06 Agustus 2018 18:45 WIB
https: img.okezone.com content 2018 08 06 406 1932554 wisata-desa-semakin-bergairah-berkat-sekolah-budaya-jawa-KIUiNLZaWw.jpg Sekolah Budaya (Koran Sindo)

FAKULTAS Ilmu Budaya Universitas Indonesia (FIB UI) membuka Sekolah Budaya Jawa di Desa Senden, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Keberadaan sekolah ini mampu mengangkat tradisi dan budaya lokal serta pengembangan desa wisata budaya yang diperuntukkan bagi turis lokal maupun internasional. “Selain itu juga sebagai pendampingan peningkat an perekonomian masyarakat,” kata Ketua Tim FIB UI Widhyasmaramurti di Boyolali. Sekolah Budaya Jawa ini merupakan pilot project seko lah menyatu dengan alam yang disuguhkan dalam bentuk paket wisata dengan minat khusus mempelajari budaya dan bahasa Jawa. “Sekolah Budaya Jawa akan diikuti 40 turis asing yang berasal dari berbagai negara di Asia-Pasifik,” ujarnya.

 Baca juga: Tenang, Ini Cara Menanggapi Suami yang Lakukan Body Shaming!

Wayang (Pinterest)

Para turis akan belajar bahasa Jawa, budaya Jawa, dan kesenian tradisional (gamelan, jathilan/tarian, kethoprak), ritual panen hingga kebiasaan bertani dan beternak. Mereka akan tinggal bersama warga setempat dan turut menikmati kehidupan perdesaan yang dibalut keindahan panorama pegunungan. Dipilihnya Desa Senden lantaran desa tersebut menyuguhkan paket lengkap wisata, yaitu memiliki kawasan wisata alam, religi, budaya, serta rek - reasi. “Kami nilai potensi ter sebut layak dijual sebagai objek pariwisata perdesaan,” kata Mara—panggilan akrab Widhya smaramurti. Warga desa sepenuhnya dilibatkan dalam pembentukan Sekolah Budaya Jawa.

 Baca juga: Anjing Dinobatkan Jadi Master Photobomb, Intip Aksi Kocaknya!

Dengan bimbingan dosen program studi Sastra Jawa FIB UI di harapkan warga bisa mandiri memberikan pelajaran bahasa dan budaya pada turis. Menurut Mara, kontribusi Pengabdian Masyarakat (Pengmas) UI dalam rangka mewujudkan Desa Senden sebagai desa wisata yakni memberikan edukasi pada masyarakat bagaimana menjadi tuan rumah yang baik dan ramah. Misalnya setiap ada tamu akan disuguhkan teh dengan gula aren. Kemudian, bagaimana cara membangun home stay bagi turis asing mau pun lokal yang datang berkunjung ke Desa Senden dan desa lainnya di Kecamatan Selo. Untuk melestarikan budaya lokal, FIB UI baru-baru ini telah meresmikan School of Javaness Culture (SJC). Targetnya yakni mahasiswa asing yang ingin belajar budaya Jawa.

budaya jawa (Lumen learning)

 Baca juga: Beredar Foto Perempuan Indonesia Menikah dengan Pria Korea, Oppa-nya Pakai Peci Bikin Gemas!

“Di SJC mereka akan dikenalkan tradisi minum teh, makanan tradisional, bercocok tanam, diajak panen, dan me ngenal kesenian rakyat seperti reog topeng ireng,” ucapnya. Kepala Kantor Humas dan Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Universitas Indonesia Rifelly Dewi Astuti mengatakan, Program Pengabdian Masyarakat ini dilakukan selama enam bulan terhitung sejak April - September mendatang. Dalam menjalankan program ini didukung dana hibah pengabdian masyarakat Direktorat Riset dan Pengabdian Masya - rakat UI (DRPM UI). Selama enam bulan kegiatan terbagi menjadi tiga tahap, yakni pertama (prakegiatan) dilakukan pada April dengan merekrut fasilitator desa untuk menjadi pengajar di Sekolah Budaya Jawa.

Kedua (kegiatan utama) dilakukan pada Mei, Juli, dan Agustus berupa lokakarya pembuatan paket dan buku ajar, pendampingan penggunaan buku ajar untuk fasilitator desa, dan pendampingan penerapan buku ajar. Kemudian tahap ketiga (pascakegiatan) dilakukan pada Agustus, yaitu evaluasi uji coba Sekolah Budaya Jawa.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini