Kota Trier dan Sosok Karl Marx yang Dicintai Turis Cina di Jerman

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis · Jum'at 10 Agustus 2018 13:34 WIB
https: img.okezone.com content 2018 08 10 406 1934572 kota-trier-dan-sosok-karl-marx-yang-dicintai-turis-cina-di-jerman-DJoahHt9go.jpg Kota Trier, Jerman (Foto: BBC Indonesia)

Lainnya adalah lampu pengatur lalu lintas di ujung Fleischstraße, di tengah kota, yang menampilkan karikatur Marx dalam warna merah dan hijau.

 

Beberapa museum telah meluncurkan pameran sementara untuk menandai perayaan ulang tahun, meskipun demikian, Karl Marx House, sebuah museum kecil di Brückenstraße, yang menarik lebih banyak pengunjung. Itu adalah tempat dia dilahirkan.

Museum itu memiliki patung dada Marx yang terkenal, yang dipahat oleh cicitnya. Di tempat lain ada edisi perdana Das Kapital yang langka, karya Marx yang sangat berpengaruh, dan sebuah foto Hua Guofeng, pengganti Pemimpin Mao, sedang mengunjungi museum.

Di luar, sebuah taman penuh dengan bunga yang bermekaran yang pernah mengingatkan Marx akan tempat-tempat favoritnya, termasuk Hampstead Heath di London.

Meskipun beberapa pameran tidak lama lagi akan berakhir, tetapi itu tidak berarti daya tarik kota itu berakhir.

Pihak pemerintah kota terus berusaha meningkatkan jumlah turis ke Trier, kali ini berencana menggelar acara lainnya pada 2020 yaitu saat menandai ulang tahun ke 200, hari kelahiran Friedrich Engels, sahabat Marx yang membantu menyelesaikan buku Das Kapital, sekaligus ikut menuliskan Manifesto Komunis bersama Marx.

Marx akan selalu menjadi tokoh yang bersifat memecah belah, tetapi keputusan untuk mengakuinya sebagai tokoh penting sebuahkota, seperti yang dikatakan Schumitz, tidaklah sulit.

 BACA JUGA:

Tom Hardy dan Pangeran Harry Rupanya Sahabat Kental, Ini Buktinya!

"Dia adalah salah satu filsuf terpenting di abad ke-19," katanya. "Teori-teorinya masih dibahas hari ini, dan masih memengaruhi politik saat ini. Dan dia penting bagi kota karena ide-idenya berdasarkan pengalaman yang diperolehnya di Trier."

Anda juga bisa menyimak berita ini dalam bahasa Inggris berjudul The German city beloved by Chinese atau tulisan lain dalam BBC Travel.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini