Gunung Lawu Disesaki 23 Ribu Wisatawan selama Januari-Juli 2018

Agregasi Solopos, Jurnalis · Senin 13 Agustus 2018 15:17 WIB
https: img.okezone.com content 2018 08 13 406 1935857 gunung-lawu-disesaki-23-ribu-wisatawan-selama-januari-juli-2018-aIbP9KRqef.jpg Wisatawan di gunung Lawu capai 23 ribu (Foto:Ig/super_mikha)

JUMLAH pendaki di Gunung Lawu via Cemoro Sewu, Magetan, selama Januari hingga Juli 2018 mencapai 23.000 orang.

Pendaki yang datang ke Lawu biasanya semakin banyak pada bulan Agustus dan pada saat peringatan malam satu Sura.

"Pendaki di Gunung Lawu biasanya akan ramai pada saat bulan Agustus. Tapi paling ramai saat malam satu Sura. Kalau jumlah pendaki sampai Juli 2018 terdata ada 23.000 orang," kata Wakil Kepala Adm KPH Lawu, Adi Nugroho, Kamis (9/8/2018).

Adi menuturkan pada musim kemarau ini, pendaki Gunung Lawu diminta tidak membuat api unggun di sembarang tempat.Hal itu demi meminimalisasi peristiwa kebakaran di Gunung Lawu.

Untuk itu, pihaknya telah menyediakan puluhan tempat pembuatan api unggun di puncak Lawu. Tempat api unggun yang disediakan ini berupa drum seng yang dibelah jadi dua.

"Kami sengaja menyediakan tempat untuk membuat api unggun supaya pendaki tidak sembarangan membikin api unggun yang bisa berpotensi kebakaran," ujar dia.

Selain itu, Adi meminta kepada seluruh pendaki Gunung Lawu untuk memastikan api yang dibuat saat berkemah dipadamkan.

Selama musim kemarau ini, KPH Lawu juga menempatkan tiga anggota Satgas Pengendalian Kebakaran Hutan.

Tiga orang ini ditempatkan di tiga pos pendakian yang berbeda-beda di jalur pendakian via Cemoro Sewu. Mereka setiap hari bertugas naik turun gunung untuk memastikan lokasi Gunung Lawu aman dan tidak ada kebakaran.

"Jadi tugas Satgas Dalkar ini naik turun gunung untuk mengecek dan memastikan tidak ada kebakaran atau api," jelas dia.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini