Share

Potensi Cirebon sebagai Destinasi Wisata Halal Internasional Berbasis Kearifan Lokal

Fathnur Rohman, Jurnalis · Jum'at 07 September 2018 18:13 WIB
https: img.okezone.com content 2018 09 07 406 1947556 potensi-cirebon-sebagai-destinasi-wisata-halal-internasional-berbasis-kearifan-lokal-WPLZMSXTlQ.jpg Wisata halal di Cirebon (Foto:Ist)

KOTA Cirebon merupakan gerbang penghubung antara dua provinsi, yakni Jawa Barat dan Jawa Tengah. Wilayah ini dikenal luas sebagai salah satu destinasi wisata. Dari mulai sejarah, budaya, hingga kuliner yang khas, terdapat di kota ini.

Baru - baru ini, Kementrian Pariwisata, sedang mencanangkan konsep wisata halal. Lalu apa sebenarnya wisata halal itu ? Wisata halal sendiri memiliki konsep memudahkan wisatawan muslim dalam memenuhi kebutuhannya saat berwisata, semisal, mencari makanan halal, tempat untuk beribadah dan sebagainya.

Indonesia sendiri merupakan negara dengan populasi umat muslim terbanyak di dunia. Hal itu menjadi dorongan kuat agar wisata halal bisa berkembang, terutama di Kota Cirebon.

 Viral Penampakan Pocong di Warteg, Netizen : Auto Merinding

Kota Cirebon memiliki nilai historis dan budaya islam yang sangat tinggi. Sebut saja tokoh islam yang sangat terkenal, yakni Sunan Gunung Jati. Menurut cerita yang berkembang, beliau bahkan berkelana hingga ke negeri Tiongkok, serta meminang salah satu putri dari Kekaisaran itu, yakni Putri Ong Tien.

Menurut H. Priyadi Abadi M. Par, selaku penggiat wisata halal dan penggerak Indonesian Islamic Travel Communication Forum (IITCF) mengatakan, bahwa sesungguhnya Kota Cirebon sangat berpotensi untuk mengembangkan wisata halal. Sebut saja seperti kekayaan kuliner halalnya.

"Wisatawan asing atau non muslim, sesungguhnya sangat menyukai halal food ini. Mereka beranggapan bahwa halal food itu sangat menyehatkan. Mereka bahkan tidak canggung untuk menyantapnya walaupun tidak beragama islam. Ini akan menjadi daya tarik yang begitu luas." Ujar Priyadi, saat di temui Okezone di Auditorium Gedung Fakultas Ushuludin, Adab, dan Dakwah, IAIN Syekh Nurjati, Kota Cirebon, Jawa Barat. Kamis 6 September 2018.

Ia juga menambahkan, untuk mengelola wisata halal yang berskala internasional ini, harus dipersiapkan dengan sangat matang. Dari mulai infrastruktur, tempat ibadah, penginapan, dan yang terpenting adalah mengubah pola fikir masyarakat, agar memahami potensi yang dimiliki Kota Cirebon.

"Kota Cirebon sebetulnya memiliki modal yang sangat besar untuk hal itu. Namun tentu harus dibarengi dengan pengelolaan yang profesional, mulai dari infrastruktur dan lain sebagainya. Yang lebih penting lagi kita harus bisa mengubah pola fikir masyarakat agar faham tentang potensi daerahnya." Sambung Priyadi.

 

Sementara itu, Dekan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam, Jejen Jaelani mengatakan, bahwa tempat-tempat kuliner di Kota Cirebon yang sering kita jumpai itu, ternyata masih banyak yang belum mendaftarkan makanannya ke MUI agar mendapat logo halal.

 Bocah Ini Bakar Terong hingga Gosong, Hasil Akhirnya Bikin Netizen Berdecak Kagum

"Harusnya tempat-tempat itu mendaftarkan makanannya agar mendapat sertifikasi halal dari MUI. Karena wisatawan asing itu pasti akan langsung mencari tempat dengan logo halal." Ujar Aan, saat di temui Okezone di Auditorium Gedung Fakultas Ushuludin, Adab, dan Dakwah, IAIN Syekh Nurjati, Kota Cirebon, Jawa Barat.

Ia juga menambahkan, bahwa Pemerintah Daerah, seharusnya membuat klasifikasi khusus, antara hotel syariah dan hotel umum yang ada di Kota Cirebon. Karena seperti yang ada di negara tetangga non-muslim yang sangat total memberikan fasilitas bagi wisatawan muslim.

"Harusnya Pemerintah Daerah, membuat klasifikasi khusus antara hotel syariah dan hotel umum." sambungya.

Dengan potensi ini, diharapkan Kota Cirebon bisa menjadi destinasi wisata halal di Jawa Barat, khususnya yang berbasis kearifan lokal. Pemerintah seharusnya bisa menjadikan hal ini menjadi keunggulan tersendiri bagi wilayahnya, serta ikut membantu merubah pola fikir masyarakat Cirebon, akan daya tarik yang dimilikinya.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini