Serunya Bertualang ke Dieng Menumpang Transportasi Umum

Dada Sathilla, Jurnalis · Selasa 18 September 2018 19:14 WIB
https: img.okezone.com content 2018 09 18 406 1952222 serunya-bertualang-ke-dieng-menumpang-transportasi-umum-ihCgTDhT8L.jpg Dataran Tinggi Dieng (Foto:Google)

DATARAN tinggi Dieng selalu menarik untuk dijelajahi. Apalagi saat musim kemarau seperti sekarang, berlibur di pegunungan yang udaranya dingin tentu menyenangkan. Cara paling nyaman menuju Dieng adalah dengan membawa mobil pribadi. Tapi kalau tak mau repot bawa mobil, bisa juga naik transportasi umum. Kegiatan liburan jadi makin seru karena penuh petualangan di sepanjang jalan.

Dataran tinggi Dieng berada di dua kabupaten di Jawa Tengah yaitu Banjarnegara dan Wonosobo. Ada banyak cara menuju ke Dieng diantaranya terbang ke kota terdekat dari Dieng yaitu Yogyakarta lalu dilanjutkan dengan naik mobil. Kalau pilih jalur darat kereta api dan bus pilihannya.

 Guru Cantik di Denpasar Curi Perhatian, Netizen: Jadi Pengen Salaman Sama Bu Guru di Depan Penghulu

Saya memilih naik kereta api menuju Purwokerto, stasiun kereta api terdekat dari Dieng. Perjalanan dari Jakarta memakan waktu selama 5 jam hingga akhirnya saya tiba di stasiun Purwokerto  tepat jam 12 malam. Rencananya perjalanan akan saya lanjutkan pada keesokan paginya dengan naik bus menuju kota Wonosobo, karena tak ada bus yang lewat lagi pada tengah malam. Artinya saya mesti menghabiskan malam di stasiun sampai subuh tiba.

 

Untungnya beberapa pemuda lokal membantu saya menemukan transportasi lain menuju Wonosobo. Dengan naik ojek saya diantar ke kantor travel setempat. Ternyata beneran lho ada shuttle bus yang akan berangkat ke Wonosobo jam 2 malam. Tiketnya seharga Rp100.000 per orang. Meski tiket bus biasa jauh lebih murah, demi segera berangkat ke Dieng akhirnya saya memutuskan beli tiket shuttle bus. Shuttle bus pun berangkat mengantar saya menuju Wonosobo selama kurang lebih 3 jam. Jam 5 pagi saya pun tiba di terminal bus Wonosobo.

Traveling ke Dieng tanpa mobil pribadi artinya mesti siap berganti jenis kendaraan. Setelah berpetualang menggunakan kereta api, ojek, dan shuttle bus, saya kembali mencari angkutan umum yang bisa membawa saya ke Dieng di terminal Wonosobo ini. Setelah bertanya sebentar ke beberapa orang di sekitar, akhirnya saya menemukan bus kecil yang akan berangkat ke Dieng 10 menit kemudian.

 

Dengan membayar tiket bus seharga Rp20.000 per orang, saya bisa duduk menikmati perjalanan ke Dieng selama 1,5 jam. Perjalanan dari kota Wonosobo menuju Dieng merupakan yang terbaik lantaran pemandangan alamnya luar biasa indah. Dari setiap balik jalan yang berkelok terlihat pegunungan di kejauhan serta lautan awan yang membuat saya sadar bahwa saya tengah berada jauh di atas permukaan bumi.

 Vicky Shu, si Mamah Seksi yang Kini Sibuk Momong Anak

Saat matahari mulai menyinari tanah Dieng, pemandangannya semakin menakjubkan. Kanan kiri jalan dipenuhi dengan kebun sayuran milik warga dan berbagai pohon termasuk pohon pinus yang jarang terlihat tumbuh di kota dan dataran rendah. Berbeda dengan kawasan pedesaannya yang sangat asri, kota Dieng sendiri hiruk pikuk dengan warga dan turis.

 

Rupanya long weekend kali ini dimanfaatkan turis dari berbagai penjuru Indonesia untuk menikmati udara dingin Dieng sekaligus membuktikan kabar adanya salju di Dieng. Saya pun bergegas turun bus dengan niat ingin menjelajah Dieng sesegera mungkin.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini