Kota Tua Ampenan, Situs Bersejarah di Lombok yang Sering Terlupakan

Dewi Kania, Jurnalis · Senin 24 September 2018 06:05 WIB
https: img.okezone.com content 2018 09 23 406 1954539 kota-tua-ampenan-situs-bersejarah-di-lombok-yang-sering-terlupakan-VzSdjsVTxO.jpg Kota Tua Ampenan. (Foto: Okezone)

KEINDAHAN pulau Lombok memang telah menarik banyak wisatawan. Deretan objek wisata pantai cantik memanjakan mata para traveler. Tapi jangan salah, Pulau Lombok juga memiliki kawasan wisata kota tua.

Di tempat inilah, tinggal masyarakat keturunan Melayu, Arab dan China. Deretan bangunan gedung bersejarah di Kota Tua Ampenan menyita perhatian Okezone. Suasana sepi pagi itu terasa sangat nyaman untuk mengenal sejarah kawasan tersebut lebih dalam.

Dengan mengendarai mobil, tidak sengaja Okezone melintas kawasan kota bersejarah di Mataram itu. Aktivitas masyarakat setempat tidak ramai seperti biasanya.

Baca Juga: 5 Gaya Berbikini Sophia Latjuba, Bikin Panas Dingin

Pasalnya, dampak gempa bumi yang meluluh-lantakkan rumah dan bangunan penting di Pulau Lombok, masih membuat aktivitas ekonomi di kawasan tersebut belum berjalan dengan sempurna. Sebagian kawasan Kota Tua Ampenan pun ada yang nyaris roboh gedungnya.

Saat berkeliling, ada banyak hal menarik yang dapat ditemui di sini. Kamu bisa mengenal lebih lanjut cerita sejarah kawasan Kota Tua lewat ulasan berikut.

Pusat perekonomian sejak zaman dulu

Kota Tua Ampenan merupakan jalur perdagangan pertama di Mataram. Sejak lama, kawasan ini jadi pusat perekonomian yang selalu hidup. Banyak pertokoan dan pasar tradisional yang menjual beragam barang. Mulai dari alat elektronik, pakaian, toko sembako, dan sebagainya.

Baca Juga: Cinderella Story asal Indonesia Ini Bikin Baper, Ketika Seorang Manager Jatuh Hati dengan Babysitter

Orang Arab, Melayu dan China bersatu di kawasan ini

Kawasan ini sudah aktif sejak ratusam tahun silam yang dihuni tiga bangsa. Orang Arab, Melayu dan China membangun tempat tinggalnya masing-masing di sini. Hingga kini, rumah-rumah mereka masih utuh. Bahkan terlihat plang di setiap gang masuk kawasan penduduk sesuai identitas keturunannya.

Dekat pelabuhan

Ya, kota bersejarah ini sudah ada sejak tahun 1800-an. Di ujung kawasan Ampenan, terdapat pelabuhan yang aktif sejak dulu. Di sinilah kegiatan perekonomian dimulai. Nah, sekarang kalau traveler singgah di sana bisa sekaligus menikmati keindahan Pantai Boom.

Sebagian gedung tua hampir roboh

Gempa besar telah terjadi di Pulau Lombok sejak 29 Juli 2018 lalu. Banyak gedung-gedung runtuh dan retak. Termasuk di kawasan Kota Tua Ampenan. Bangunan yang berdiri sejak ratusan tahun lalu hampir ada yang roboh dan berbahaya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini