Yuk Eksplore Kekayaan Budaya Mentawai di Festival Pesona Mentawai 2018

Rus Akbar, Jurnalis · Jum'at 19 Oktober 2018 12:15 WIB
https: img.okezone.com content 2018 10 19 406 1966149 yuk-eksplore-kekayaan-budaya-mentawai-di-festival-pesona-mentawai-2018-kZ8oyxzRvJ.jpg Festival Pesona Mentawai 2018 (Foto:Rusakbar)

MAU lihat budaya tradisional Mentawai  datang saja ke Siberut Selatan. Pasalnya 1 sampai 4 November 2018 akan diadakan Festival Pesona Mentawai 2018. Festival ini akan mengeksplorasi semua kekayaan Mentawai, daerah yang terletak di kepulauan Samudera Hindia bagian barat Kota Padang, Sumatera Barat ini.

Festival merupakan agenda tahunan pemerintah setempat, yakni Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Kabupaten Kepulauan Mentawai. Bagi pencinta budaya-budaya Mentawai dalam festival ini akan ada antraksi-antraksi budaya yang unik, pastinya tidak ada di daerah lain loh.

Ini momen menarik, pasalnya kalau mau melihat budaya Mentawai pada hari-hari biasa tentu akan merogoh kocek yang lebih besar lagi, kalau ada acara festival mending datangi saja pada acara tersebut.

 5 Gaya Outfit Sri Mulyani yang Asyik, Menteri Favorit Generasi Milenial

Seperti yang dituturkan oleh Kepala Bidang (Kabid) Pemasaran dan Promosi, Disparpora Mentawai, Matheus Samalinggai, festival ini memang sengaja diundur. Kalau tahun lalu dilakukan pada September dan November, pada tahun ini diadakan pada November.

 

Begitu juga dengan lokasi festival. Kalau biasanya di Mappadegat, Desa Tuapeijat alias di dekat ibukota Kabupaten Kepulauan Mentawai, namun tahun ini diadakan di Desa Muntei, Kecamatan Siberut Selatan. Desa Muntei ini merupakan desa pariwisata yang ditetapkan oleh pemerintah setempat.

Tidak hanya Desa Muntei saja sebagai lokasi festival, desa-desa tetangga juga akan meramaikan fesitival tersebut. Seperti Maileppet merupakan lokasi pelabuhan kapal dari Padang atau sebaliknya, Puro dan Desa Muara Siberut.

Masih kata Matheus, fastival rencananya akan dibuka pada 1 November oleh Bupati Mentawai. Dalam pembukaan tersebut akan ada pawai budaya yang diikuti oleh peserta dengan menggunakan pakaian adat Mentawai, termasuk stand - stand sudah diisi oleh masyarakat, seperti pameran dan sebagainya. Pesertanya sendiri adalah murid-murid SD, SMP, SMA, tingkat Remaja dan Umum.

Sementara pada 2  November merupakan acara puncak seperti perlombaan. Adapun perlombaan-perlombaan yang akan diselenggarakan yaitu, prosesi tato Mentawai, kuliner tradisional Mentawai seperti masak sagu kapurut, fashion show pakaian adat Mentawai, lomba panah, lomba selaju sampan, lomba cipta lagu anak-anak, dimana lagunya sesuai dengan usia anak bukan lagu percintaan atau dewasa, serta kegiatan lainnya.

 7 Artis Blasteran yang Super Kece, Pasti Buat Kamu Terpukau

"Itu akan berlangsung tanggal 2 dan 3, jadi untuk lokasi acaranya tidak terpusat satu titik saja namun seluruhnya, misalnya di Muntei apa yang cocok disana, budaya, mungkin kegiatan budaya yang akan diselenggarakan di Muntei, kalau di Puro karena ada sungai mungkin selaju sampan, jadi seperti itu tujuan kita. Disisi lain juga untuk meningkatkan ekonomi masyarakat di Siberut, mau jual apa boleh," ujarnya, Jumat (19/10/2018)

Lebih lanjut ia sampaikan, pihaknya memilih kegiatan kebudayaan di Muntei selain karena Desa Wisata, juga suasananya masih alami dan tenang, sehingga tamu VIP akan merasa senang dan sejuk berkunjung di Muntei. Nah tunggu apa lagi?

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini