Melihat Derasnya Air yang Mengalir di Air Terjun Bantimurung

Tiara Putri, Jurnalis · Senin 29 Oktober 2018 20:16 WIB
https: img.okezone.com content 2018 10 29 406 1970600 melihat-derasnya-air-yang-mengalir-di-air-terjun-bantimurung-AabUK5XdOT.jpg Air Terjun Bantimurung (Foto: Youtube)

BERKUNJUNG ke suatu daerah tidak lengkap rasanya bila tidak mengunjungi objek wisata yang populer maupun tersembunyi. Terlebih jika objek wisata itu memiliki cerita sejarah yang membuat takjub. Sama halnya dengan Air Terjun Bantimurung.

Air terjun yang terletak di dalam Taman Nasional Bantimurung, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan itu ditemukan oleh Karaeng Simbang, penguasa Kerajaan Simbang pada sekira 1923. Pada awalnya, penguasa tersebut hendak memperbesar kerajaan yang berdiri pada awal tahun 1700 dengan cara membuat jalan yang membelah hutan.

 BACA JUGA:

 Potret Menggemaskan Anak-Anak Kardashian di Bali, Terlihat Damai!

Hanya saja, para pekerja pembuat jalan tidak berani melanjutkan pembangunan karena mendengar suara gemuruh yang menakutkan. Berdasarkan hal itu, Karaeng Simbang lalu memerintahkan salah seorang pegawai kerajaan untuk mengecek keadaan. Setelah ditelusuri, suara gemuruh itu ternyata berasal dari air yang mengalir cukup deras dari ketinggian.

Karaeng Simbang kemudian melihat langsung air yang mengalir dari atas gunung dan merambah ke batuan cadas. Lantaran merasa terpana, dirinya kemudian menamakan tempat itu Benti Merrung yang berarti air bergemuruh. Nama itu kemudian berubah menjadi Bantimurung.

Air Terjun Bantimurung merupakan objek wisata yang sering dikunjungi pada akhir pekan maupun hari libur. Walaupun ramai, kondisi itu tidak menghalangi niat wisatawan untuk datang melihat keindahan air. Alasan lainnya karena banyak kegiatan yang bisa dilakukan oleh wisatawan yang bertandang ke sana.

 

View this post on Instagram

Makassar Landscapers Frame Of The Day --------------------------------------------------------- Congratulations 👏👏👏👏👏 Photo By @noidstedja Ayo kita kunjungi dan follow galery daeng @noidstedja untuk melihat karya indah lainnya . Follow @makassarlandscapers dan Tag #makassarlandscapers ----------------------------------------------------------- Media Partner: @ksf_landscape @surabayalandscapers @malanglandscaper @tangeranglandscapers @lensapangalengan @banyumaslandscaper @jogja_scaper @jeparalandscapers @kedirilandscapers @baralandscapers @riaulandscapers @pasuruanlandscapers @wonosobolandscapers ----------------------------------------------------------- Feel Free Join With Us Landscape Photography

A post shared by Makassar Landscapers (@makassarlandscapers) on

Selain memiliki spot-spot bagus untuk berfoto, aliran deras dari air terjun di atas batu bisa dimanfaatkan oleh wisatawan untuk meluncur menggunakan ban karet. Wisatawan juga bisa hanya sekadar berendam di tepian palung yang menampung aliran air dari ketinggian kira-kira 30 meter. Pilihan lainnya adalah wisatawan menikmati pancuran air di atas batuan kapur.

BACA JUGA:

4 Hal yang Harus Dilakukan Penumpang saat Pesawat Mendarat Darurat di Perairan

Tak hanya itu, di sekitar air terjun terdapat pula sekira 268 gua. Bila tertarik, wisatawan bisa mengunjungi dua buah gua yaitu Gua Batu dan Gua Mimpi. Ada pula penangkaran kupu-kupu yang berisi ratusan spesies kupu-kupu.

Dengan berkunjung ke air terjun tersebut, wisatawan bisa mendatangi 3 objek wisata sekaligus. Enak bukan?

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini