Indahnya Sanghyang Heuleut Sebelum Kena Longsor, Danau Tempat Bidadari Mandi

Tiara Putri, Jurnalis · Rabu 07 November 2018 22:45 WIB
https: img.okezone.com content 2018 11 07 406 1974780 indahnya-sanghyang-heuleut-sebelum-kena-longsor-danau-tempat-bidadari-mandi-dYayx2M5gM.jpg Sanghyang Heuleut (Foto: donilaksono/Instagram)

OBYEK wisata Sanghyang Heuleut yang terletak di Rajamandala Kulon, Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat ditutup sementara lantaran mengalami bencana tanah longsor. Bahkan salah satu warung yang ada di sana tertimpa batuan besar. Maka tak heran bila penutupan itu berlangsung karena alasan keselamatan.

Sebelum peristiwa itu terjadi, obyek wisata yang satu ini cukup terkenal dan didatangi banyak pengunjung. Di sana ada sebuah danau berwarna hijau nan cantik yang memiliki mitos-mitos tentang pemandian. Itulah yang membuat sejumlah pengunjung merasa penasaran. Selain itu, pemandangan alam di sekitarnya juga memanjakan mata.

 

(Foto: hens4m/Instagram)

Menurut cerita warga sekitar, Danau Sanghyang Heuleut dulunya sering didatangi oleh para bidadari yang turun melalui pelangi. Sekilas ceritanya mirip dengan cerita rakyat Jaka Tarub. Tak hanya di cerita rakyat tersebut, dalam cerita Sangkuriang juga dikatakan bila Dayang Sumbi sering mengunjungi danau untuk mengambil air minum, mandi, dan mencuci baju.

 (Baca Juga:Berlibur Lima Hari di Jayapura, Ini yang Bisa Anda Lakukan)

Terlepas dari cerita-cerita tersebut, pengunjung yang datang juga akan terpesona dengan keindahan danau. Danau terletak di antara bebatuan purba yang sering digunakan sebagai spot berfoto. Pengunjung juga bisa berenang di danau. Akan tetapi, pengunjung disarankan untuk menggunakan pelampung guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan seperti tenggelam.

 

(Foto: donilaksono/Instagram)

Pengunjung yang datang ke sana juga diimbau untuk menjaga tutur kata dan perilaku. Sebab danau itu dianggap suci oleh masyarakat sekitar sesuai dengan namanya. Sanghyang memiliki arti “tempat yang suci”, sedangkan Heuleut berarti “jeda atau selang di antara dua waktu”.

Bagi Anda yang tertarik untuk mengunjungi dan melihat langsung keindahan danau, maka sebaiknya menyiapkan kondisi tubuh yang fit dan prima. Obyek wisata yang satu ini memang terletak jauh dari pintu masuk. Sekadar informasi, danau ini terletak di dalam area PLTA Saguling. Dari pintu gerbang pengunjung harus berjalan kaki kurang lebih 5 km.

 (Baca Juga:Bintang Porno Maria Ozawa di Bali, Hemm Ngapain Aja ya Dia?)

(Foto: imransidabutar/Instagram)

Perjalanan ke sana memang membutuhkan waktu yang lumayan lama. Mulai dari pusat kota ke PLTA hingga masuk ke area danau. Namun dijamin rasa lelah itu terbayarkan begitu pengunjung melihat hamparan air danau. Belum lagi selama perjalanan akan ditemani oleh pepohonan yang membuat suasana sejuk.

Untuk harga tiket masuk sendiri satu orang dikenai biaya Rp10 ribu. Sedangkan untuk tiket parkir Rp5 ribu per unit. Apabila pengunjung ingin menyewa pelampung untuk berenang, bisa menyewa dengan harga Rp10 ribu-Rp20 ribu.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini