Jadi Favorit Wisman, Labuan Bajo Targetkan Kunjungan Wisnus Lebih Banyak

Utami Evi Riyani, Jurnalis · Minggu 25 November 2018 20:25 WIB
https: img.okezone.com content 2018 11 25 406 1982628 jadi-favorit-wisman-labuan-bajo-targetkan-kunjungan-wisnus-lebih-banyak-W0Bmexi3uY.jpg Labuan Bajo (Foto: Utami Evi Riyani/Okezone)

BERDASARKAN data Badan Pusat Statistik, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Nusa Tenggara Timur sebesar 93.455. Sedangkan kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) berada di angka 523.083.

Dari angka tersebut, jika dikerucutkan lagi, kunjungan wisman ke Kabupaten Manggarai Barat atau Labuan Bajo adalah 57.536. Angka ini tak terlalu jauh dibandingkan dengan kedatangan wisnus yang mencapai 76.645. Dari angka tersebut, terlihat bahwa kunjungan wisnus ke Labuan Bajo tidak sampai dua kali lipat dari wisman.

Hal inilah yang kemudian membuat Kementerian Pariwisata mempromosikan Labuan Bajo dalam Car Free Day Pesona Labuan Bajo di kawasan Jl. Thamrin Minggu pagi. Dalam acara itu, dihadirkan tempat untuk berfoto dengan latar belakang gambar Taman Nasional Komodo hingga Tari Caci yang merupakan tarian khas NTT.

 (Baca Juga:Kemegahan Api Abadi Jadi Inspirasi Kemeriahan Festival Geopark Bojonegoro)

Promosi itu juga dilakukan karena Labuan Bajo merupakan salah satu destinasi wisata prioritas nasional. Untuk mengakomodir tujuan tersebut, penerbangan langsung dari Jakarta ke Labuan Bajo pun bertambah menjadi tiga kali sehari.

"Sekarang di Labuan Bajo lebih banyak wismannya. Nah dari acara ini target kami adalah teman-teman wisatawan di Jakarta. Ini berkaitan juga dengan penerbangan baru ke Labuan Bajo. Kami juga ingin agar itu kapasitasnya terpenuhi," ujar Shana fatima, selaku anggota Tim Percepatan 10 Destinasi Prioritas di kawasan Jalan Thamrin, Jakarta, Minggu (25/11/2018).

 

Shana melanjutkan, saat ini Labuan Bajo bisa dikunjungi untuk liburan bersama keluarga menggunakan paket wisata maupun liburan sendiri dengan konsep backpacker. Untuk mengeksplor Labuan Bajo pun, Anda membutuhkan waktu minimal tiga hari agar bisa mengunjungi beberapa spot terbaiknya.

 (Baca Juga:Bakar 200 kalori dalam 30 menit Tanpa Nge-gym, Ini Caranya)

"Minimal tiga hari dua malam ke Labuan Bajo, nah itu macam-macam. Bisa menginap di kapal atau di darat. Tapi yang jelas kebanyakan mereka harus lihat komodonya," lanjuta Shana.

 

Berbicara soal wisnus, Shana juga mengatakan bahwa mereka memiliki karakteristik saat berkunjung ke Labuan Bajo. Salah satunya adalah mencari spot foto yang bagus untuk selfie. Kemudian, wisnus juga senang menikmati kuliner di Labuan Bajo yang didominasi oleh seafood.

"Tapi kita tahu di Labuan Bajo kulinernya belum jadi banget. Makanya di Labuan Bajo kita punya program khusus untuk percepatan kuliner. Kita akan membuka dua destinasi wisata kuliner baru, yaitu revitalisasi Kampung Ujung dan membangun foodcourt baru di depan Siloam," tandasnya.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini