Share

Tsunami Selat Sunda Telan Korban Jiwa, Kemenpar Segera Aktifkan Tim Crisis Center

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Minggu 23 Desember 2018 14:23 WIB
https: img.okezone.com content 2018 12 23 406 1995073 tsunami-selat-sunda-telan-korban-jiwa-kemenpar-segera-aktifkan-tim-crisis-center-LyvUixsOX1.jpeg Tsunami di Selat Sunda (Foto:Ilustrasi/Ist)

SABTU, 22 Desember 2018, jadi momen duka bagi Indonesia. Padahal, di hari itu juga, semangat dan cinta kasih dari Hari Ibu dirayakan.

Ya, Sabtu malam, daerah pesisir Banten dan Lampung diterjang tsunami. Bencana alam ini dipicu gempa vulkanik anak gunung Krakatau. Dampak terparah berada di area wisata Anyer dan Tanjung Lesung.

 4 Penampilan Seksi Kimmy Jayanti, Istri Resmi Greg Nwokolo

Terkait berita duka ini, Menteri Pariwisata Arief Yahya langsung menyampaikan duka cita yang sangat mendalam atas musibah tersebut. Menpar Arief juga memimpin langsung koordinasi penanganan bencana dengan jajaran terkait di Kemenpar sejak Sabtu malam.

Dalam rapat tersebut, Menpar minta agar Tim Crisis Center (TCC) segera diaktivasi, juga menyiapkan Holding Statemen, serta melakukan koordinasi rencana pembentukan posko di lokasi terdampak. Terlebih, Tanjung Lesung masuk ke dalam 10 destinasi prioritas pemerintah atau dikenal sebagai 10 Bali Baru.

 

“Bencana ini sangat di luar dugaan dan terjadi saat musim liburan di destinasi wisata. Kita berharap kondisi akan berangsur pulih,” papar Guntur Sakti, Ketua Tim Crisis Center Kemenpar yang langsung bergerak menindaklanjuti instruksi Menpar, sesuai dengan rilis yang diterima Okezone, Minggu (23/12/2018).

Guntur menjelaskan, langkah konkrit yang dilakukan hari ini, Minggu (23/12/2018), sesuai instruksi menpar adalah stop promosi di destinasi terdampak bencana. TCC juga diminta untuk menerbitkan holding statemen secara terbuka dan sejujur-jujurnya. Kemenpar juga langsung memberangkatkan Tim Advance untuk koordinasi rencana pembentukan posko di wilayah Banten dan Lampung.

“Pada Minggu, tim dari Destinasi Regional II Kemenpar berangkat ke Banten melalui jalur Pandeglang dan kita sedang koordinasi juga untuk wilayah Lampung Selatan,” katanya.

Sedangkan, pada Senin (24/12), TCC lengkap Kemenpar akan menuju Kampung Cikadu, lokasi posko TCC Kemenpar.

“Nantinya, hanya ada satu pintu untuk mengeluarkan pernyataan dampak bencana di sektor pariwisata dan ini adalah pelayanan utama yang dilakukan TCC Kemenpar di fase tanggap darurat, selain tentunya ikut serta memberikan pelayanan kepada wisatawan yang terdampak,” sambung Guntur.

 4 Penampilan Seksi Kimmy Jayanti, Istri Resmi Greg Nwokolo

Belajar dari pengalaman penanganan bencana erupsi Gunung Agung Bali, Gempa Lombok, dan Palu, layanan terhadap wisatawan diberikan dalam bentuk layanan informasi, akomodasi, konsumsi, serta imigrasi dan atraksi. Khususnya bagi mereka yang tertahan di bandara atau pelabuhan.

 

“Kami sedang persiapan untuk memberangkatkan Tim TCC ke lokasi bencana dan memonitor terus perkembangan setiap waktunya,” ujar Guntur.

Bencana tsunami yang terjadi di kawasan Anyer hingga Lampung Selatan, terjadi akibat gempa vulkanik. Bencana ini tidak terpantau alat pendeteksi. Hal ini terjadi dikarenakan BPBD hanya memiliki pendeteksi gempa tektonik.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini