Tragis, Pramugari Ini Dipaksa Ceboki Pria Gemuk di Toilet Pesawat

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 23 Januari 2019 09:11 WIB
https: img.okezone.com content 2019 01 23 406 2008140 tragis-pramugari-ini-dipaksa-ceboki-pria-gemuk-di-toilet-pesawat-FUtmm1l4Yy.jpg Pengalaman Menjijikan Pramugari (Foto: Netshark)

OBESITAS adalah salah satu kondisi yang paling sering dialami oleh masyarakat Indonesia. Hal ini dapat terjadi karena pola makan yang tidak terkontrol serta kurang berolahraga. Alhasil tubuh Anda menjadi gemuk dan tentunya bisa menimbulkan banyak penyakit.

Jika sudah mengalami obesitas, seseorang tentu akan sulit untuk bergerak. Dalam beberapa kasus orang obesitas bahkan tidak mampu untuk berjalan dan melakukan berbagai aktivitas sederhana layaknya manusia pada umumnya.

Alhasil para penderita obesitas ini membutuhkan bantuan dari orang-orang yang ada di sekitarnya agar bisa melakukan kegiatan sehari-hari. Tentunya ini akan menjadi sebuah pekerjaan yang sangat merepotkan ketika seorang penderita obesitas hendak bepergian.

Salah satu contohnya adalah kisah yang dialami oleh pria obesitas satu ini. Kondisi tubuhnya yang berukuran raksasa membuat para petugas wanita yang bekerja di salah satu maskapai penerbangan kena imbasnya.

Baca juga:

Belum lama ini, seorang kepala petugas wanita dan pramugari di maskapai Internasional Taiwan, Eva Air mengalami trauma setelah seorang penumpang berkebangsaan Amerika Serikat memaksa mereka untuk mengelap pantatnya usai buang air besar.

Awak kabin Eva Air yang diidentifikasi berdasarkan marga keluarga Kuo ini mengaku, dalam sebuah acara temu media tentang pengalaman tidak masuk akal yang dialaminya. Pasalnya seluruh awak kabin yang bertugas pada saat itu adalah perempuan.

Menurut Kuo, pria obesitas tersebut meminta awak kabin untuk menarik celananya dan menyuruh mereka membersihkan bagian pantatnya usai buai air besar. Penumpang yang tidak disebutkan namanya itu terlihat menggunakan kursi roda selama penerbangan dari Los Angeles menuju Taipei.

Sebagaimana dilansir dari Next Shark, Rabu (23/1/2019), awalnya pria ini meminta untuk dipindahkan menuju kursi dengan tiga row yang masih tersedia. Tak lama setelah itu, ia kembali meminta bantuan para pramugari untuk pergi menuju kamar mandi.

Kuo mengatakan pria tersebut tidak bisa menggunakan tangan kanannya karena baru pulih dari operasi. Ia juga mengeluhkan ukuran toilet pesawat yang terlalu kecil untuk ia gunakan. Setelah pramugari mengantar pria tersebut ke toilet kelas bisnis, ia meminta agar pintu toilet tetap dibuka agar sirkulasi udara menjadi lebih baik ketika buang air besar.

Nahas permintaan tersebut ditolak dan pramugari itu bersikeras untuk menutup pintu. Tak lama sesudah ia buang air besar, pria obesitas tersebut segera menekan tombol darurat dan meminta awak kabin untuk menarik celananya.

“Saya bilang kepadanya, kami tidak bisa membantunya. Namun, ia mulai berteriak. Ia menyuruh saya masuk ke dalam sana dan mengancam akan buang air kecil di lantai. Ketika saya masuk, alat kelamin penumpang itu sudah terbuka,” terang Kuo.

“Salah satu rekan saya membawa selimut untuk menutupinya agar tidak terlihat, namun pria tersebut menjadi marah dan memukul tangan saya. Ia mengaku tidak menginginkan apapun selain melepas pakaian dalamnya sehingga bisa menggunakan toilet,” lanjutnya.

Setelah melewati seluruh kejadian tersebut, para pramugari itu mengambulkan permintaannya dan meninggalkan pria tersebut sendirian. Tapi masalah baru kembali muncul ketika mereka kembali dipanggil menuju toilet untuk membersihkan pantatnya.

Tidak ingin melihat pria obesitas tersebut terjebak di dalam kamar mandi, Kuo akhirnya mengenakan tiga pasang sarung tangan dari lateks dan bersedia untuk membersihkan pantat penumpangnya itu. Sementara Kuo membasuh pantat, pria tersebut tampak mengerang dan terlihat senang dengan tindakan tersebut.

“Oh, mmm, lebih dalam, lebih dalam’ dan kemudian pria tersebut menuduh saya tidak membersihkan bagian pantatnya dengan benar. Ia pun meminta saya untuk melakukannya lagi,” sambungnya.

Kuo ingat betul bahwa ia membersihkan pantat pria obesitas tersebut sebanyak tiga kali hingga akhirnya penumpang itu berkata “Anda bisa menarik celana saya kembali sekarang.”

 

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini