Suhu di Kabin Pesawat Sangat Dingin, Ternyata Ini Alasannya

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 19 Februari 2019 18:00 WIB
https: img.okezone.com content 2019 02 19 406 2020078 suhu-di-kabin-pesawat-sangat-dingin-ternyata-ini-alasannya-hGJyohtK47.jpg Ini alasan kenapa kabin pesawat sangat dingin (Foto: Huffingtonpost)

SAAT ini banyak sekali maskapai baik di dalam maupun di luar negeri yang menawarkan berbagai fasilitas terbaik untuk Anda nikmati. Sebagai angkutan massal favorit, pesawat memang selalu memiliki keunggulan tersendiri bagi para penumpangnya.

Selain bisa mengantarkan penumpang ke tujuan dengan lebih cepat, fasilitas di pesawat juga cenderung lebih nyaman dibandingkan transportasi darat. Namun, pernahkah Anda merasa bahwa suhu di dalam pesawat terbang yang sedang mengudara sangatlah dingin?

 BACA JUGA : Kabar Gembira! Di Bunaken akan Ada Taman Mangrove dan Pulau Warna-warni!

Mungkin beberapa orang mengira, pihak maskapai sengaja menurunkan suhu ruangan agar terasa dingin demi keuntungan komersil. Mereka, tentunya bisa menyewakan selimut kepada para penumpang yang kedingingan dengan meminta charge tambahan.

 

Namun, jika Anda merupakan salah satu penumpang yang berpikir demikian maka itu adalah sebuah kesalahan besar. Tentunya ada alasan yang kuat di balik keputusan pihak maskapai dalam menyetel suhu kabin di dalam pesawat yang sedang mengudara.

Sebagaimana dilansir Reader’s Digest, Selasa (19/2/2019), American Society for Testing and Materials (ASTM) International melakukan penelitian yang melihat korelasi antara orang yang pingsan saat berada di udara dan tekanan suhu di dalam kabin.

Mereka menemukan bahwa orang cenderung lebih mudah pingsan saat terbang karena kondisi medis yang dikenal sebagai hipoksia. Penyakit ini terjadi ketika jaringan tubuh tidak menerima oksigen yang cukup. Tekanan kabin yang tinggi dan suhu hangat dapat dengan mudah melanjutkan reaksi ini.

 

Karena suhu tubuh manusia bervariasi, maka maskapai penerbangan akan menjaga suhu dalam posisi rendah agar aman. Hal ini tentunya akan membawa dampak bagi orang-orang yang mudah menggigil bahkan saat terkena angin sepoi-sepoi.

 BACA JUGA : Arumi Bachsin Keguguran, Kenali 5 Tanda Umum Keguguran

Meski demikian, alangkah lebih baik apabila orang yang tak kuat dingin membungkus tubuhnya dengan kain hangat daripada membiarkan orang yang berada di sekitar Anda pingsan karena hipoksia. Oleh sebab itu, bagi para penumpang yang tak kuat menahan dingin, cobalah untuk tidak mengeluh, daripada Anda merasa hangat tapi berpotensi untuk pingsan.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini