Satu Manajemen dengan Garuda, Sriwijaya Ikut Imbau Larangan Foto

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 18 Juli 2019 12:01 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 18 406 2080441 satu-manajemen-dengan-garuda-sriwijaya-ikut-imbau-larangan-foto-kcCdRg3ELP.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

BEBERAPA waktu lalu, maskapai Garuda Indonesia sempat mengeluarkan larangan untuk mengambil foto ataupun video di dalam pesawat. Aturan yang ditarik dalam beberapa jam setelah diluncurkan itu, tidak lain karena adanya review youtuber bernama Rius Vernandes.

Singkat cerita Rius yang hobi mereview fasilitas pesawat melalui konten Youtube-nya tanpa sengaja melihat sebuah hal yang janggal dalam perjalanan menggunakan Garuda.

Sebenarnya hal tersebut sangat sepele, lantaran salah satu pramugari menawarkan menu makanan di kelas bisnis dengan selembar kertas yang ditulis tangan. Kejadian itu terekam kamera video dan diunggah ke channel Youtube pribadinya.

Merasa dirugikan, pihak maskapai langsung melaporkan Rius beserta tunangannya dengan tuduhan pencemaran nama baik. Dan buntut dari kasus tersebut adalah himbauan bagi siapapun untuk mengambil video dan foto dari dalam kabin pesawat.

Hal ini dilakukan demi memberikan pengalaman penerbangan yang menyenangkan kepada seluruh pelanggannya.

Setelah Garuda Indonesia, Sriwijaya Air yang tergabung dalam manajemen yang sama, turut mendeklarasikan peraturan dalam kabin pesawatnya. Hal ini dilakukan demi memberikan pengalaman penerbangan yang menyenangkan kepada seluruh pelanggannya.

Direktur Operasional Sriwijaya Air, Capt Fadjar Semiarto mengatakan bahwa dia mengedepankan aspek safety & security, serta fokus terhadap permintaan para pelanggan maupun crew pesawat dalam hal menjaga privasi.

Alhasil dia mengimbau kepada seluruh pelanggannya untuk ikut menjaga aktivitas dan kegiatannya selama di dalam kabin pesawat. Salah satu contohnya dengan tidak mengambil gambar (foto dan video) yang dapat mengganggu kenyamanan pelanggan lainnya.

“Kami memahami betul saat ini adalah era milenial yang notabene tak lepas dari beberapa kegiatan dokumentasi baik foto maupun video," terang Capt Fadjar dalam keterangan tertulisnya.

Satu manajemen dengan Garuda Indonesia, Sriwijaya Air pun ikut melarang berfoto di dalam kabin.

"Namun, karena ada beberapa masukan terkait menjaga dan menghargai hak-hak privasi, saat ini kami menghimbau kepada seluruh pelanggan untuk tidak mengambil gambar atau video secara sembarang saat dalam proses penerbangan,” jelas dia.

Lebih lanjut, Capt Fadjar memastikan keputusan ini diambil bukan untuk merugikan pihak manapun. Dia menilai, aturan ini sifatnya imbauan yang semata-mata diambil untuk menciptakan rasa aman dan nyaman dalam setiap penerbangan.

“Saya pastikan ini hanyalah himbauan bukan larangan. Pelanggan tetap dapat melakukan pengambilan gambar untuk kepentingan pribadi misalnya melakukan selfie selama tidak mengganggu kenyamanan atau merugikan pelanggan lainnya dalam penerbangan,” tuntasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini