Gelar Ya'ahowu Festival, Pulau Nias Targetkan 40 Ribu Tambahan Wisatawan di 2019

Utami Evi Riyani, Jurnalis · Jum'at 19 Juli 2019 11:01 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 19 406 2080887 gelar-ya-ahowu-festival-pulau-nias-targetkan-40-ribu-tambahan-wisatawan-di-2019-pVajswDDXE.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Pulau Nias menggenjot target kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara dengan menggelar dua festival tahun ini, yakni Sail Nias dan Ya'ahowu Nias Festival 2019.

Ya'ahowu Nias Festival 2019 akan digelar pada 16-20 November mendatang di Pantai Indah Sirombu dan Lapangan Merdeka Lahomi, Nias Barat. Bupati Nias Barat, Faduhusi Daely, mengatakan acara ini akan menampilkan berbagai atraksi budaya yang telah dijaga secara turun-temurun di Nias.

 Surfing

(Ilustras surfing)

"Kami akan menampilkan potensi wisata yang sudah lama ada dan aspek hidup masyarakat dulu termasuk mengenalkan tarian khas dan rumah adat," ujar Faduhusi Daely dalam Peluncuran Ya'ahowu Nias Festival di Gedung Sapta Pesona, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis, 18 Juli 2019.

Ia mengharapkan dengan adanya dua festival besar yang akan digelar di Pulau Nias dapat menambah kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara sebesar 40 ribu. Pada 2017, pulau ini dikunjungi 50.418 wisnus dan wisman.

 Konferensi pers

Faduhusi mengatakan banyak wisata di Pulau Nias yang bisa dieksplor lebih jauh, mulai dari peninggalan budaya hingga wisata bahari, termasuk surfing yang sudah dikenal.

"Wisata surfing ada di Nias Selatan dan Barat. Wisman yang datang untuk surfing biasanya dari Eropa, Jepang, dan Australia," lanjutnya. Namun, ia masih mengeluhkan akses jalan dan dermaga untuk menuju lokasi-lokasi wisata yang masih kurang.

Sementara itu, Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Kementerian Pariwisata, Noviendi Makalam menyambut baik Ya'ahowu Nias Festival 2019. Ia berharap festival ini akan berlangsung di tahun-tahun mendatang sehingga dapat memperkenalkan potensi wisata dan budaya Pulau Nias.

Noviendi juga mengingatkan pentingnya menggunakan rumus 5C dalam penyelenggaraan festival, yakni Creative Value, Commercial Value, Communication Value, Commitment CEO, dan Consistency.

"Ini formula untuk menyelengagrakan kepariwisataan dan ekonomi kreatif serta budaya semacam ini. Acara semacam ini herus kamera-genic, sehingga menarik untuk ambil foto dan video," tandas Noviendi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini