Kawasan Kota Tua Semarang Bakal Sajikan 10 Destinasi Wisata

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 26 Agustus 2019 22:31 WIB
https: img.okezone.com content 2019 08 26 406 2096925 penataan-tahap-1-rampung-kota-lama-semarang-siap-dongkrak-pariwisata-2luQzQRoD1.jpeg Kawasan Kota Lama Semarang (Foto: Taufik Budi/Okezone)

Berbagai daerah di Indonesia memiliki kawasan yang berisi bangunan bersejarah peninggalan zaman penjajahan.

Tentunya hal ini sangat menarik dan layak untuk dilestarikan sebagai warisan sejarah dan budaya kepada anak cucu di kemudian hari.

Jika di Jakarta ada kawasan bersejarah yang disebut dengan Kota Tua, maka di Semarang juga memiliki wilayah berisi bangunan-bangunan peninggalan sejarah yang disebut dengan Kota Lama.

Wisata Semarang

Sebagaimana diketahui, dulunya kawasan Kota Lama di Semarang cukup memprihatinkan.

Banyak bangunan yang telah rusak dan tak kunjung diperbaiki, padahal tempat tersebut memiliki sejarah dan kisah perjuangan yang patut untuk dilestarikan.

Namun, saat ini pemerintah telah menyelesaikan penataan Kawasan Kota Lama Semarang (KKLS) tahap I.

Beberapa bangunan telah dipugar agar kelestarian bangunan bersejarah tersebut tetap terjaga dengan baik.

Sebagaimana diketahui KKLS dikenal karena bangunan bersejarah dengan arsitektur bergaya Eropa sebagai pusat perdagangan pada masa Hindia Belanda.

 Wisata Semarang

Tempat ini nantinya akan dibenahi sepenuhnya dengan desan tata kota yang baik dengan tujuan untuk menjaga kelestarian bangunan yang kental dengan nuansa Eropa.

Selain itu, KKLS ini akan dijadikan sebagai destinasi wisata baru Kota Semarang yang diproyeksikan dapat menarik para wisatawan dari dalam maupun luar negeri.

Terdapat setidaknya 10 destinasi wisata di KKLS yang akan dipromosikan saat ini. Beberapa di antaranya adalah Gereja Blendok, Istana Pamularsih, Kantor Pusat Raja Gula, Taman Srigunting, Gedung Marba, Speigel Bistro, Rumah akar dan masih banyak lainnya.

Adapun penataan yang dilakukan bertujuan untuk membuat kondisi jalan dan pedestrian di kawasan seluas 22 hektare ini menjadi rapi. Paving block lengkap dengan pembatas sengaja dipasang untuk menampilkan kesan rapi dan tertata.

KKLS juga dilengkapi street furniture yang berfungsi sebagai fasilitas pendukung dan menjadi spot wisatawan berswafoto. (tam) 

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini