5 Patung dan Monumen Ikonik di Surabaya, Keren untuk Foto-Foto!

Dinno Baskoro, Jurnalis · Senin 23 September 2019 20:40 WIB
https: img.okezone.com content 2019 09 23 406 2108399 5-patung-dan-monumen-ikonik-di-surabaya-keren-untuk-foto-foto-ZjxFstskI0.jpg Patung ikonik di Surabaya (Foto: Surabayainside)

JALAN-jalan ke Surabaya, Jawa Timur jangan lupa untuk melipir ke 5 patung dan monumen yang kaya akan nilai sejarah. Di tempat ini, Anda bisa berfoto ria sambil menikmati keindahan kota.

Sesudah berfoto ria, jangan lupa juga untuk upload di Instagram. Sebab, 5 patung dan monumen di Surabaya ini enggak kalah Instagrammable dengan tempat lainnya. Berikut Okezone rangkum ulasan selengkapnya, sebagaimana dikutip dari laman Mister Aladin.

1. Jalesveva Jayamahe

JAlesveva Jayamahe

Di laut kita jaya. Itulah arti dari Jalesveva Jayamahe, motto TNI AL yang menjadi nama monumen di kawasan Tanjung Perak. Monumen Jalesveva Jayamahe berupa patung perwira TNI AL setinggi 30,6 meter yang ditopang gedung beton bundar setinggi 6 meter. Pada patung tersebut nampak nampak tangan kanan perwira TNI AL berada di pinggang, tangan kirinya memegang pedang, dan wajahnya menatap lautan. Sementara itu, gedung penompangnya adalah museum yang berisikan seluk-beluk TNI AL.

Kalian tahu I Nyoman Nuarta, seniman yang merancang patung GWK di Bali? Nah, dia pulalah yang merancang Monumen Jalesveva Jayamahe. Biaya pembuatan monumen ini besar banget, lho, Rp27 miliar. Monumen ini diresmikan pada 1996 oleh Presiden RI saat itu, Soeharto.

Kalau kalian mau ke sana, kalian harus izin terlebih dahulu kepada anggota TNI AL yang berjaga di sana sebab memang Monumen Jalesveva Jayamahe bukanlah tempat yang terbuka untuk umum. Jika kalian berhasil masuk dan sampai di puncak, siap-siap diserang angin yang super sepoi-sepoi. Asyik banget

Klik halaman selanjutnya untuk info dari Mister Aladin lebih lanjut mengenai patung dan monumen wajib dikunjungi jika ke Surabaya.

2. Parasamya Purnakarya Nugraha

Tugu dan patung di  Surabaya

Parasamya Purnakarya Nugraha merupakan penghargaan bagi provinsi atau kabupaten/ kota atas keberhasilan pembangunan. Jawa Timur, ibu kota Surabaya sudah tiga kali mendapat penghargaan tersebut, yakni pada 1974, 2014, dan 2017. Parasamya Purnakarya Nugraha yang berhasil diraih Provinsi Jawa Timur lantas diwujudkan dengan pendirian patung yang sekaligus jadi simbol titik 0 km Surabaya.

Di mana bisa menemukan patung Parasamya Purnakarya Nugraha? Kalau kalian melintas di depan Kantor Gubernur Jawa Timur di Jalan Pahlawan, Anda bisa melihat patung tersebut. Patung Parasamya Purnakarya Nugraha diresmikan pada 2018 oleh Gubernur Jawa Timur saat itu, Soekarwo atau akrap disapa Pakde Karwo.

Kalau dilihat sekilas, patung Parasamya Purnakarya Nugraha yang berwarna emas itu berwujud wanita penari. Patung tersebut memang berwujud penari Remo, penari Gandrung, seniman Reog, dan pemain karapan sapi. Itu semua adalah kesenian khas Jawa Timur. Siapa, sih, perancang patung Parasamya Purnakarya Nugraha? Lagi-lagi, the one and only I Nyoman Nuarta. Ia “hanya” butuh waktu 2 bulan untuk menyelesaikan patung yang megah itu. Hebat, ya?

3. Bambu Runcing


Monumen bambu runcing

Bambu runcing punya jasa besar bagi perjuangan arek-arek Suroboyo. Penjajah menyerang dengan tembakan, arek-arek Suroboyo membalas dengan tusukan bambu runcing. Kalau dulu bambu runcing jadi senjata, kini bambu runcing jadi monumen di Jalan Panglima Sudirman. Di sana, berdiri lima bambu besar dengan tinggi yang berbeda-beda. Tentu, monumen tersebut bukan terbuat dari bambu, melainkan dari beton. Bentuknya saja yang menyerupai bambu. Sesekali, kamu bisa melihat air mancur dari kelima bambu tersebut.

4. Tugu Pahlawan

Tugu pahlawan

Menjulang setinggi 41 meter (45 yard). Di bagian tubuhnya, terdapat 10 lengkungan. Lengkungan itu terdiri dari 11 ruas. Itulah Tugu Pahlawan. Jika angka-angka tadi digabung akan membentuk tanggal 10-11-’45. Itu adalah saat pertempuran pecah di Surabaya, saat arek-arek Suroboyo melawan penjajah. Untuk mengenang peristiwa tersebut, dibangunlah Tugu Pahlawan.

Bentuk dari Tugu Pahlawan adalah paku terbalik. Kenapa? Tajamnya paku adalah simbol agar penjajah tidak berkenan lagi menginjakkan kaki di Surabaya. Tugu Pahlawan diresmikan pada 1952 oleh Presiden Soekarno. Di dekat Tugu Pahlawan ada bangunan menyerupai piramida. Saat masuk ke dalamnya, Anda akan tahu bahwa piramida tersebut sebenarnya adalah museum yang menyimpan beragam koleksi tentang sejarah Surabaya, termasuk rekaman asli suara Bung Tomo kala menyemangati arek-arek Suroboyo berjuang mengusir penjajah.

Surabaya adalah kota pahlawan dan 10 November diperingati sebagai hari pahlawan. Biasanya, pada peringatan hari pahlawan, di area Tugu Pahlawan sering diselenggarakan drama tentang kisah perjuangan arek-arek Suroboyo. Lokasi Tugu Pahlawan tepat di seberang patung Parasamya Purnakarya Nugraha. Jadi, saat melintas di depan kantor Gubernur Jawa Timur, Anda akan melihat dua landmark Surabaya sekaligus.

5. Suro dan Boyo

Tugu dan patung di  Surabaya

Patung ini sangat ikonik. Seperti namanya, patung ini terdiri dari ikan suro dan boyo (buaya). Dua binatang itu adalah ikon Kota Surabaya. Nama Surabaya diambil dari keduanya, yakni ikan sura dan baya (buaya). Di mana lokasi patung sura dan boyo? Kebanyakan dari Anda mungkin akan menjawab di depan kebun binatang Surabaya alias KBS alias bonbin. Jawaban itu enggak salah karena memang salah satu patung suro dan boyo ada di sana. Salah satu? Ya, Surabaya punya tiga patung suro dan boyo dan yang terbaru ada di kawasan Pantai Kenjeran.

Patung suro dan boyo terbaru ini tinggi banget, lho. Mau tahu berapa tingginya? 25,6 meter! Peresmiannya pada 29 Mei 2019, 2 hari sebelum HUT Surabaya. Jadi kado yang istimewa banget, ya. Patung tersebut berada di kompleks Taman Suroboyo seluas 11.900 m2. Ke depannya, akan dibangun wahana kereta gantung di situ. Wihh, asyik banget!

I Wayan Inten, seniman asal Pulau Dewata yang merancang patung Suro dan Boyo terbaru. Ia mengerjakannya selama 3 bulan. Patung hasil karya I Wayan Inten tersebut merupakan patung suro dan boyo terbesar dibandingkan dua patung suro dan boyo lainnya yang terletak di depan Bonbin dan di Sungai Kalimas.

1
4

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini