Siapkan Dana Rp7,1 Triliun, Pemerintah Kembangkan 5 Kawasan Wisata Premium

Dewi Kania, Jurnalis · Rabu 02 Oktober 2019 19:33 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 02 406 2112004 siapkan-dana-rp7-1-triliun-pemerintah-kembangkan-5-kawasan-wisata-premium-KwN7kKIJmF.jpg Pengembangan wisata premium (Foto: Blamethemonkey)

PEMERINTAH menetapkan lima kawasan wisata super prioritas alias wisata premium yang sedang dikembangkan. Dari mulai atraksi wisata serta pembenahan infrastruktur yang nantinya memudahkan wisatawan

Lima kawasan wisata premium tersebut mencakup kawasan Labuan Bajo, Candi Borobudur, Danau Toba, Lombok dan Likupang. Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun sudah menyetujuinya.

Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Hadi Sucahyono, menuturkan, lewat pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), pemerintah semakin fokus membenahi objek wisata premium. Hal ini sangat dibutuhkan agar potensi pariwisata di Indonesia semakin dilirik.

borobudur

"Lima kawasan ini premium, standarnya lebih baik, dibikin mewah dan lengkap. Misalnya penataan Puncak Waringin di Labuan Bajo, kita bikin menara pandang teater, viewing back, serta pusat tenun," tutur Hadi di Labuan Bajo, NTT, baru-baru ini. Klik halaman selanjutnya untuk informasi wisata premium selengkapnya.

Dalam pengembangan KSPN tersebut, lanjut Hadi, infrastruktur serta fasilitas harus dibangun nyaman dan lengkap. Salah satunya yakni membuat pedestrian yang ramah wisatawan di setiap kawasan.

Dalam penataan kawasan, Kementerian PUPR melibatkan arsitek Yori Antar, khususnya di Labuan Bajo dan Danau Toba. Desainnya tentu dibuat mewah dan ramah bagi wisatawan.

Wisata premium

"Di Labuan Bajo contohnya, penataannya harus kembali ke alam. Standar pedestriannya harus aman dari kendaraan, ada plaza, tempat souvenir, ya mirip-mirip Kuta," imbuh Hadi.

Jika ingin cepat terwujud, semua kementerian haruslah kerja keroyokan. Kalau kualitasnya ditingkatkan, Kementerian Pariwisata, Kementerian Perhubungan, Kementerian PUPR, serta stakeholder terlibat dalam pengembangan KSPN ini.

Danau Toba

Untuk total anggaran yang telah disiapkan sebesar Rp 7,1 triliun. Dari jumlah tersebut yang merupakan rupiah murni sebesar Rp4,9 Triliun dan Pinjaman Hibah Luar Negeri (PHLN) sebesar Rp2,2 Triliun . Rinciannya untuk Danau Toba sebesar Rp2,5 Triliun , Borobudur sebesar Rp1,3 Triliun , Mandalika sebesar Rp 1,7 Triliun , serta Labuan Bajo sebesar Rp1 Triliun .

"Dengan anggaran yang ada diharapkan pembangunan infrastruktur di lima KSPN Super Prioritas tersebut dapat mendukung peningatan jumlah wisatawan terutama dari mancanegara,” ujar Hadi.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini