Puluhan Wisata Jembatan Kaca di China Ditutup, Ini Alasannya

Viola Triamanda, Jurnalis · Jum'at 01 November 2019 14:31 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 01 406 2124546 puluhan-wisata-jembatan-kaca-di-china-ditutup-ini-alasannya-TYq9DnXosD.jpg Jembatan kaca Hongyagu di China (Foto: Xinhua)

Sebuah provinsi di China telah menutup sejumlah 32 objek wisata kacanya, termasuk jembatan kaca, jalan setapak dan geladak pandang saat dilakukan pemeriksaan keselamatan.

Wisata termasuk jembatan kaca yang menjadi daya tarik dan tersebar di 24 lokasi di provinsi Hebei, sebenarnya telah ditutup sejak Maret 2018, kata media pemerintah CCTV.

 Jembatan kaca

(Foto: SCMP)

Pembangunan serangkaian atraksi wisata kaca telah dilakukan di berbagai wilayah di China. Namun pembangunan tersebut justru membuat banyaknya terjadi kecelakaan yang menewaskan sedikitnya dua orang.

Dilansir dari BBC, Jumat (1/11/2019), diperkirakan ada 2.300 jembatan kaca di China. Menurut outlet media pemerintah ECNS, terdapat juga sejumlah jalan setapak atau slide kaca yang tidak ditentukan.

Wisata kaca ini sendiri merupakan upaya untuk menarik wisatawan yang mencari sensasi dan memanfaatkan pariwisata domestik China yang saat ini sedang berkembang dengan baik.

 Jembatan kaca

(Foto: Xinhua)

Jembatan Zhangjiajie di Provinsi Hunan yang merupakan jembatan dengan dasar kaca tertinggi dan terpanjang di dunia saat dibuka pada 2016 bisa dibilang mendapatkan respons yang sangat bagus. Tetapi awal tahun ini, satu turis meninggal dan enam lainnya terluka setelah jatuh dari wisata kaca di Provinsi Guangxi.

Hujan menyebabkan permukaan jembatan kaca tersebut menjadi sangat licin, sehingga pria itu menabrak pagar pembatas, dan terbang dari seluncuran. Dia meninggal karena mengalami cedera kepala yang sangat parah.

Jembatan kaca Hongyagu yang hingga Mei tahun ini memegang gelar jembatan kaca terpanjang di dunia termasuk di antara yang ditutup di Provinsi Hebei. Penutupan tidak hanya memengaruhi Provinsi Hebei, namun juga wisata kaca di seluruh pelosok negeri.

 Jembatan kaca

 (Foto: Dezeen)

Awal tahun ini, pemerintah menyerukan otoritas pariwisata setempat untuk melakukan "penilaian keselamatan komprehensif" dari proyek jembatan kaca. Di situs media sosial Weibo, banyak yang mendukung atas penutupan wisata kaca itu, salah satu pengguna Weibo juga menyatakan "sudah saatnya keselamatan ditangani".

Sedangkan yang lain mengkritik tentang banyaknya jembatan kaca yang dibangun selama beberapa tahun terakhir.

"Saya tidak begitu mengerti mengapa ada begitu banyak jembatan kaca baru-baru ini. Itu buang-buang uang," kata seorang netizen.

 Jembatan kaca

 (Foto: Thestar)

Kematian di Provinsi Guangxi bukan satu-satunya kasus yang menelan korban jiwa akibat atraksi kaca. Pada 2017, seorang turis meninggal setelah kecelakaan di objek wisata kaca di Hebei.

Dan pada 2016, seseorang terluka setelah terkena batu yang jatuh saat berjalan di jalan setapak kaca di kota Zhangjiajie. Pada 2015, sebuah skywalk kaca di Provinsi Henan retak meskipun terbuka hanya selama dua minggu, membuat para turis melarikan diri.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini