Festival Cap Go Meh di Singkawang, Tatung dari Malaysia Ikut Beratraksi

Ade Putra, Jurnalis · Kamis 30 Januari 2020 08:48 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 30 406 2160459 festival-cap-go-meh-di-singkawang-tatung-dari-malaysia-ikut-beratraksi-GlReF3qkMO.jpg Festival Cap Go Meh di Singkawang tahun lalu (Foto: Okezone)

FESTIVAL Cap Go Meh 2020 di Kota Singkawang, Kalimantan Barat bakal dimeriahkan dengan pawai 813 tatung. Para tatung atau orang yang telah dirasuki roh dewa atau leluhur ini akan melewati jalan-jalan protokol sambil membaca mantra dan mudra.

Dari jumlah itu, ternyata ada 11 tatung dari Malaysia. Negara tetangga ini turut berpartisipasi memeriahkan salah satu even andalan Indonesia yang masuk ke dalam 100 Calender of Event Wonderful Indonesia ini.

"Festival Cap Go Meh 2020 ini sedikit berbeda. Karena ada partisipasi dari negara tetangga, yakni Malaysia. Dimana ada 11 tatung dari Malaysia akan hadir meramaikan," kata Ketua Harian Festival Imlek 2571 dan Cap Go Meh 2020 Singkawang, Tjhai Leonardi kepada Okezone.

Menurut dia, partisipasi dari Malaysia merupakan wujud pertukaran budaya antarbangsa. Tak hanya itu, dari tatung Singapura dan Taiwan pun sedang dikonfirmasi kehadirannya.

"11 tatung dari Malaysia sudah dipastikan hadir pada hari H nanti 8 Februari. Kalau dari Singapura dan Taiwan sedang dikonfirmasi," tuturnya.

Festival CGM memang tak luput dirayakan oleh etnis Tionghoa di hari ke-15, usai perayaan Tahun Baru Imlek. Festival tersebut dapat dinikmati masyarakat lokal maupun mancanegara, sebagai salah satu destinasi wisata ke Kota Singkawang.

Sementara istilah Tatung sendiri digunakan untuk menyebut orang yang tubuhnya dijadikan media untuk dirasuki oleh Dewa atau Dewi, bahkan roh-roh leluhur yang mereka percayai. Tatung di Singkawang diyakini sudah dikenal sejak 250 tahun lalu.

Tak hanya budaya Tionghoa, dalam pawai Festival CGM ini nantinya juga akan menyuguhkan kebudayaan dari multi etnis lainnya. Seperti kuda lumping dari pulau Jawa dan Kalimantan Barat.

Hingga saat ini kamar hotel dan homestay di kota Seribu Kelenteng ini sudah penuh dipesan wisatawan lokal maupun mancanegara. Diprediksi, kunjungan wisatawan sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Seperti 2019 lalu, ada 76 ribu lebih wisatawan yang menikmati Festival Cap Go Meh di Singkawang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini