Kolaborasi Tarian Aceh-Jawa, 1001 Penari Pukau Masyarakat Solo

Bramantyo, Jurnalis · Senin 03 Februari 2020 09:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 03 406 2162333 kolaborasi-tarian-aceh-jawa-1001-penari-pukau-masyarakat-solo-dukfQ5kc3d.jpg Kolaborasi Tari Jawa Aceh pukau masyarakat Solo (Foto : Bramantyo/Okezone)

Melibatkan ribuan penari se - Solo Raya (eks Karesidenan Surakarta), Sanggar Aneuk Naggroe Nusantara (Sansa) menggandeng sejumlah kelompok kesenian dan sanggar seni.

Ribuan penari itu, ditampilkan dalam rangka perhelatan acara budaya '1001 Penari Nusantara' bertajuk Peusaboh Hatee Wareh Syedara, yang digelar di Halaman Balaikota Surakarta, Solo Minggu 2 Februari 2020.

Disampaikan oleh pembina acara, Hasanul Muttaqin, pentas 1001 Penari Nusantara sengaja digelar sebagai ajang apresiasi seni dan pengenalan budaya antar daerah, yakni Jawa dan Aceh.

Tari

“Harapannya, dengan ini kita semakin dekat dan saling mengenal budaya satu sama lain serta merupakan perwujudan dari semboyan bangsa kita, Bhineka Tunggal Ika,” jelasnya.

Dalam acara itu, beragam tarian nusantara disajikan lewat perpaduan seni teater dan pentas kolosal yang menggabungkan gerak tari Jawa - Aceh. Adapun dari Aceh diperkenalkan lewat sajian Tari Ratoh Jaroe, Tari Ratoh Bantai, dan Tari Seudati. Sedangkan dari Jawa menampilkan teater Tanah Jawa.

Tari

Sementara itu, Walikota Surakarta FX. Hadi Rudyatmo menyampaikan, agar masyarakat dapat terus melestarikan seni dan budaya tanpa memandang berbagai perbedaan yang ada.

"Mari kita terus membudayakan dan mengembangkan seni budaya bangsa, tanpa membedakan suku, agama, ras dan golongan," tandas Rudy.

Pementasan massal ini, juga melibatkan belasan Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), hingga sejumlah universitas dan Polwan di Kota Solo. Adapaun masing-masing perwakilan mengirimkan sekira dua puluh orang peserta

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini