Menengok Rumah Akar Instagramable di Kota Semarang

Selasa 03 Maret 2020 20:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 03 406 2177646 menengok-rumah-akar-instagramable-di-kota-semarang-BfMH8hKtID.jpg Rumah Akar Kota Lama Semarang. (Foto: Instagram/@yogiirawanto)

SEMARANG punya beragam destinasi wisata yang menawarkan nuansa gedung bangunan kuno yang masih dilestarikan. Salah satunya di kawasan Kota Lama Semarang, yang punya sejuta cerita.

Salah satu objek wisata yang dapat Anda kunjungi adalah Rumah Akar, sebagai sudut paling Instagramable. Julukan itu disematkan pada rumah tua yang dibelit akar pohon besar di Kota Lama Semarang.

Dilansir Okezone dari Solopos, Selasa (3/3/2020), rumah itu menyimpan sebuah cerita yang menarik. Seperti diunggah pengguna Facebook @Johanes Christiono, ia menceritakan sedikit tentang rumah akar yang tidak boleh dilewatkan saat mengunjungi Kota Lama Semarang.

smg

Berlokasi di kawasan Kota Lama Semarang atau lebih tepatnya di Jl Jalak, penghubung antara Jl Kepodang dan Jl. Letjen Soeprapto. Lebih gampangnya spot ini berada di seberang Museum 3D, berada di dalam gang yang diberi penghalang jalan.

Pengunjung akan menjumpai sebuah rumah tua yang sudah tak terawat. Terlihat usang dan tidak mempunyai atap. Di tengah-tengah rumah tersebut terdapat sebuah pohon besar yang akarnya menempel di dinding.

Seperti yang terpantau Semarangpos.com, Johanes juga menambahkan jika kawasan Jl Jalak itulah yang menjadi primadona Kota Lama Semarang. Dalam unggahannya, ia juga menceritakan bangunan apa dibalik lilitan akar pohon yang besar itu.

“Bangunan ini dulu milik NV Dagblad de Locomotief, koran berbahasa Belanda tertua di Semarang," katanya.

Bangunan Rumah Akar ini juga pernah dimiliki salah satu konglomerat Semarang, Thio Sing Liong, yang hidup dan berjaya pada abad ke-19. Tokoh tersebut dikenal memiliki firma ekspor yang terkenal dan sukses.

Sekarang, rumah tua yang dililit akar hanya utuh bagian dinding luarnya. Sayang sekali bagian dalam bangunan sudah hancur. Namun tak mengurangi kesan aesthetic bangunan yang dililit pohon tersebut.

“Tak berfoto di Jl. Jalak bagaikan belum berkunjung ke Kota Lama Semarang,” tutupnya dalam grup Facebook MIK Semar.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini