Melintasi Tokyo dengan Budget Ramah di Kantong

Dada Sathilla, Jurnalis · Senin 13 April 2020 01:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 12 406 2198082 melintasi-tokyo-dengan-budget-ramah-di-kantong-hNboAncMoq.jpg

Selama jalan-jalan di Tokyo, saya menginap di hostel Pumpkey, Shinjuku. Harga hostel saat saya menginap pada akhir bulan Desember 2019 sekira 3.443 yen atau senilai Rp 502 ribu per kasur/malam.

Harga hostel di Shinjuku memang lebih mahal dibandingkan area lain, misalnya di Asakusa. Posisi Shinjuku di tengah kota Tokyo memang memudahkan akses bepergian.

Untuk mengeksplorasi area lainnya, saya sempat berpindah ke hostel Playsis East Tokyo di Asakusa. Kali ini saya merogoh kocek 1.947 yen atau setara Rp. 284 ribu per kasur/malam.

Dari perjalanan melintasi Tokyo, saya banyak mendapat kesan negara maju ini kaya akan budaya dan sejarah. Namun, teknologi, pop culture seperti anime dan manga tidak terbendung perkembangannya. Setiap sudut ibu kota Jepang ini memiliki karakteristik yang khusus, mulai dari Asakusa yang klasik hingga Akihabara yang menjadi pusatnya budaya otaku. Otaku bermakna seseorang yang sungguh-sungguh menekuni dan mencintai hobinya, seperti menggmbar manga atau anime.

Kuliner Jepang juga terkenal sangat nikmat dan sehat. Setiap kota di Jepang pun memiliki keunikan kulinernya sendiri.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini