Share

Ini 7 Prosedur Baru Jika Ingin Bepergian Naik Pesawat

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 11 Mei 2020 12:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 11 406 2212181 catat-ini-7-langkah-baru-jika-ingin-bepergian-naik-pesawat-TshQTB05hv.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

BEBERAPA maskapai Indonesia yakni Garuda Indonesia, Citilink dan Lion Air, mulai membuka kembali penerbangan mereka. Tapi, orang yang dapat bepergian dengan pesawat hanyalah mereka yang dalam perjalanan bisnis, sementara yang ingin mudik tetap tidak diperbolehkan.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pun menerapkan protokol kesehatan dengan Permenhub Nomor 18 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran COVID-19, dan Permenhub Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi selama Masa Mudik Idul Fitri 1441 H Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran COVID-19.

PT Angkasa Pura II dalam keterangan tertulisnya pun memastikan operasional bandara memenuhi ketentuan protokol kesehatan, sebagaimana tercantum di dalam Permenhub No. 18/2020 dan Permenhub No. 25/2020.

Oleh karena itu, ada 7 syarat baru yang harus dipenuhi bagi mereka yang ingin bepergian memakai pesawat komersial ini.

Pertama, titik layanan keberangkatan hanya terdapat di 2 titik yaitu di Terminal 2–Gate 4 dan Terminal 3–Gate 3. Di setiap titik terdapat Posko Pengendalian Percepatan Penanganan COVID-19, yang menjadi bagian dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19.

Kedua, di posko tersebut calon penumpang harus menunjukkan berkas kelengkapan perjalanan seperti misalnya tiket penerbangan, identitas diri, surat keterangan bebas COVID-19, surat keterangan perjalanan, dan berkas lain yang wajib dipenuhi sesuai SE No. 4/2020.

Ketiga, calon penumpang pesawat wajib mengisi kartu kewaspadaan kesehatan (Health Alert Card/HAC) dan formulir penyelidikan epidemiologi yang diberikan personel KKP.

Keempat, jika seluruh berkas lengkap dan HAC serta formulir epidemiologi sudah diisi, selanjutnya calon penumpang menuju ke meja pemeriksaan kedua.

"Di meja pemeriksaan tersebut, seluruh berkas di cek ulang begitu juga HAC dan formulir penyelidikan epidemiologi, oleh personel KKP. Setelah dinyatakan lengkap, calon penumpang akan mendapat surat clearance dari personel KKP," tutur Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin.

Kelima, berbekal surat clearance dan seluruh berkas, calon penumpang kemudian menuju konter check-in untuk mendapat boarding pass.

Keenam, setelah dari konter check-in, penumpang baru bisa menuju Security Check Point 2. Di SCP 2 ini, personel Aviation Security akan memeriksa surat clearance yang dipegang calon penumpang pesawat, boarding pass, dan identitad diri.

Ketujuh, penumpang bisa menuju boarding lounge.

“Prosedur ini diterapkan juga di bandara-bandara lain yang dikelola PT Angkasa Pura II, sehingga dipastikan ketentuan dapat terpenuhi,” tulis AP II dalam keterangan tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini