Pantai Ini Buka Setelah Lockdown, Wisatawan Tetap Physical Distancing

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Selasa 19 Mei 2020 08:55 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 19 406 2216264 pantai-ini-buka-setelah-lockdown-wisatawan-tetap-physical-distancing-Iysb1LSlql.jpg Pantai Nice. (Foto: Reuters)

SETELAH Shanghai Disneyland, sejumlah objek wisata di Prancis kini kembali dibuka untuk publik. Salah satu di antaranya adalah area wisata Pomenade des Anglais di Kota Nice.

Sejak akhir pekan lalu, para penduduk lokal sudah banyak yang memadati area tersebut, untuk sekadar berjalan-jalan di pinggir pantai atau bahkan berenang. Menyadur laman Reuters, Selasa (19/5/2020), kawasan Nice memang merupakan salah satu zona hijau atau area infeksi virus corona atau COVID-19 dengan tingkat level terendah di Prancis.

pantai

Kawasan tersebut pun kembali ramai dikunjungi turis lokal, setelah pemerintah setempat melonggarkan kebijakan pembatasan sosial, pada Senin 11 Mei 2020.

Kendati demikian, setiap warga harus menaati sejumlah peraturan terbaru, terkhusus bagi mereka yang ingin berenang, memancing, atau berselancar. Ketiga aktivitas itu memang sudah diperbolehkan, asalkan masih menaati aturan jarak sosial atau physical distancing.

Namun bagi warga yang ingin berjemur, mereka masih harus menahan keingingan tersebut. Pemerintah belum mengeluarkan izin bagi warga yang hendak berjemur atau tinggal di pantai selama berjam-jam. Keputusan ini rupanya menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat setempat.

“Aku agak kesal. Kami bisa berenang pagi ini, menikmati suasana laut yang hampir selama dua bulan tidak kami lihat. Tapi sekarang, kami belum bisa berjemur dan bersantai. Kami semi-bebas,” kata seorang pengunjung.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Prancis, Christophe Castaner, belum lama ini juga sempat menyambangi pantai Veules-Les-Roses di wilayah utara Normandia untuk memeriksa kondisi terkini.

“Virusnya masih ada. Kita harus belajar hidup dengannya. Orang bisa pergi memancing tetapi tidak bisa berlama-lama di pantai. Kita semua bertanggung jawab dalam perang melawan COVID-19 ini,” kata Castaner.

“Jika aturan tidak dihormati, kami akan mengurungkan keputusan kami (membuka beberapa pantai lainnya,” tambahnya.

Pelonggaran pembatasan sosial di Prancis diketahui telah dilakukan sejak 11 Mei lalu. Kebijakan ini sekaligus membuka peluang bagi para pelaku usaha seperti pertokoan, pabrik, dan bisnis lain untuk kembali beroperasi.

Sebelumnya, selama kebijakan lockdown dilakukan, pantai, taman, dan area publik lainnya terpaksa ditutup demi mencegah penularan COVID-19. Namun kini, satu per satu taman-taman kota dan pantai resmi dibuka kembali.

Seperti diketahui, dalam menangani COVID-19, pemerintah Prancis membagi negaranya menjadi dua zona yakni, zona hijau dengan tingkat infeksi rendah, dan zona merah termasuk Paris yang memiliki tingkat infeksi lebih tinggi. Hingga saat ini, Prancis telah mencatat 141.919 kasus positif COVID-19, dengan 27.529 di antaranya meninggal dunia.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini