Terbentuk Alami, Pohon di Yogyakarta Ini Punya Siluet Burung Unta

krjogja.com, Jurnalis · Jum'at 12 Juni 2020 20:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 12 406 2229168 terbentuk-alami-pohon-di-yogyakarta-ini-punya-siluet-burung-unta-0ZIjlykenG.jpg Pohon Bentuk Burung Unta. (Foto: Harminanto/KRJogja)

KEBERADAAN pohon di sebuah kota memang sangat penting, selain karena menjadi napas bagi sebuah lingkungan, pohon pun bisa mempercantik pemandangan.

Tidak heran jika banyak pohon yang kemudian dipangkas rapi agar dengan sisi artistik. Seperti pohon bernama Kiara Payung yang menyerupai burung unta.

Bahkan, pohon Kiara Payung perindang j Jalan Urip Sumoharjo (Jalan Solo) Yogyakarta ini menyita perhatian warganet.

Foto pohon yang diunggah akun @jogjaupdate pada Kamis 11 Juni 2020 malam itu kini ramai dikomentari netizen. Ada yang mengatakan pohon tersebut mirip ayam, tak sedikit yang menyebut bentuk lain seperti burung unta.

Pohon bentuk ayam

Lalu bagaimana fakta sebenarnya dari pohon tersebut? Pantauan di lokasi, bila dilihat dari sisi selatan sedikit ke timur, pohon Kiara Payung tersebut memang berbentuk menyerupai ayam atau juga burung unta.

Ditinjau dari sisi selatan terlihat satu cabang membentuk bagian kepala dan leher. Satu bagian cabang lainnya membentuk ekor dan di antara dua cabang ada dedaunan yang seolah membentuk sayap dan badan ayam.

Apakah pohon tersebut sengaja dibentuk seperti ayam oleh pekerja Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan setempat? Dani Mustofa, satpam yang bertugas di dekat lokasi pohon memberikan pohon tersebut memang terbentuk demikian dengan sendirinya.

“Sekitar sebulan lalu, ada dua cabang pohon yang memang patah, itu satunya masih di atas dan satunya sudah dibersihkan oleh petugas kebersihan,” ujarnya sebagaimana dikutip dari laman Krjogja.

“Kebetulan saat puasa kejadiannya malam hari saat saya tugas, tahu ada cabang yang patah, mungkin tertiup angin dan cabangnya sudah tua. Saya baru tahu juga ternyata dilihat dari sebelah sana (selatan) jadi bentuknya mirip ayam,” tambahnya.

Benar saja, di pohon tersebut masih tampak cabang kering yang masih berada di atas. Sekilas memang cukup membahayakan karena di bawahnya pengemudi taksi online berteduh dari sengatan matahari sembari menanti penumpang.

Saring Purnomo, karyawan hotel yang ada di dekat pohon menambahkan informasi bahwasanya pohon Kiara Payung tersebut sudah ditanam sejak tahun 70-an. Penampakannya hampir berbarengan dengan dibangunnya hotel pada 1972.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini