Aturan Physical Distancing di Dalam Kereta Api, Traveler Wajib Tahu!

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Jum'at 19 Juni 2020 10:55 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 19 406 2232750 aturan-physical-distancing-di-dalam-kereta-api-traveler-wajib-tahu-dj2AHB3C5o.jpg Naik kereta api (Foto: Okezone)

Kereta api menjadi salah satu moda transportasi umum yang paling sering digunakan wisatawan saat hendak mengunjungi destinasi wisata domestik.

Namun perlu diketahui, di era new normal ini, ada beberapa kebijakan baru dan pemberlakuan protokol kesehatan yang telah dikeluarkan oleh PT. Kereta Api Indonesia. Termasuk kebijakan jaga jarak di dalam kereta.

Hal tersebut dijelaskan secara gamblang oleh VP Public Relations KAI Joni Martinus, dalam sebuah pernyataan tertulis.

 naik kereta api

Disebutkan bahwa dengan dibukanya kembali perjalanan KA Reguler baik KA Jarak Jauh dan Lokal secara bertahap mulai 12 Juni 2020, pihaknya telah menyusun langkah-langkah Adaptasi Kebiasaan Baru yang harus dipatuhi oleh penumpang saat berada di wilayah stasiun dan saat di dalam perjalanan KA.

“Meski KA Reguler beroperasi di tengah pandemi, KAI tetap bertekat melayani masyarakat yang melakukan perjalanan kereta api dengan selamat, aman, nyaman, dan sehat sampai tujuan,” ujarnya seperti dikutip dari siaran pers yang diterima Okezone, Jumat (19/6/2020).

Joni menambahkan, seluruh prosedur yang disusun telah menyesuaikan dengan seluruh aturan yang ditetapkan pemerintah. Tujuannya untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 melalui perjalanan kereta api.

Adapun aturan yang dimaksud antara lain, setiap penumpang KA jarak jauh maupun lokal diharuskan dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, demam), suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius, wajib menggunakan masker, dan menggunakan pakaian lengan panjang atau jaket.

Setiap penumpang diminta agar rutin mencuci tangan di tempat yang telah tersedia di stasiun, tetap membawa hand sanitizer pribadi, menjaga jarak saat duduk di ruang tunggu dan saat mengantre.

“Petugas announcer baik di stasiun maupun di atas KA, senantiasa mengumumkan perihal ketentuan ini kepada penumpang,” ujar Joni.

Pada perjalanan kereta api dalam masa adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat produktif dan aman Covid-19, penumpang diimbau untuk datang paling lambat 30 menit sebelum jadwal keberangkatan.

Hal tersebut karena pada saat proses boarding ada tahapan verifikasi berkas oleh petugas dan kelengkapan penumpang lainnya sebelum diizinkan masuk ke area peron stasiun.

“Pada saat mengantre, penumpang harus mematuhi batas antre yang tersedia dan arahan petugas agar ketertiban dan physical distancing dapat tercipta,” tegas Joni.

Untuk menghindari kontak fisik dengan petugas boarding, proses boarding dilakukan secara mandiri oleh penumpang dengan menunjukkan tiket dan identitas yang sah dan disaksikan langsung oleh petugas boarding.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini