Mau ke Monas? Ini Protokol Kesehatan yang Wajib Dipatuhi

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Jum'at 19 Juni 2020 13:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 19 406 2232828 mau-ke-monas-ini-protokol-kesehatan-yang-wajib-dipatuhi-9TNZiMOkfW.jpg Wisata Monas new normal (Foto: Inst Monumen Nasional)

Pembukaan Monumen Nasional (Monas) yang rencananya akan dilaksanakan pada Sabtu 20 Juni 2020 resmi ditunda. Kendati demikian, pihak pengelola mengaku telah melakukan sejumlah persiapan matang bila nantinya SK pembukaan telah dikeluarkan.

Hal ini termasuk menerapkan protokol kesehatan dan aturan pembatasan jumlah pengunjung yang sangat ketat. Bahkan, pada Rabu lalu, 17 Juni 2020, telah dilakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah kawasan oleh Pemadam Kebakaran (Damkar).

Monas

"Secara berkala kami sudah lalukan proses disinfektasi di kawasan Monas termasuk di dalam tugu. Selain itu, kami juga telah mengeluarkan kebijakan pembatasan jumlah pengunjung dan protokol kesehatan lainnya," ujar Endrati Fariani saat dihubungi Okezone via sambungan telepon, Jumat (19/6/2020).

Ada pun protokol kesehatan dan kebijakan pembatasan jumlah pengunjung yang di maksud terbagi menjadi tiga kategori yakni,

Di Pintu Gerbang Kawasan

1. Penghitungan pengunjung oleh petugas Pamdal dengan cheker.

2. Pengukuran suhu badan menggunakan thermal gun. Pengunjung dengan suhu diatas 37,5 C, wanita hamil, anak berumur kurang dari 5 tahun dan lansia tidak diperkenankan memasuki Kawasan Monumen Nasional.

3. Pemeriksaan Penggunaan Masker. Pengunjung yang tidak menggunakan masker, tidak diperkenankan memasuki Kawasan Monas.

4. Sebelum memasuki kawasan Monumen Nasional, pengunjung diwajibkan mencuci tangan di tempat yang disediakan.

5. Penghitungan pengunjung dilakukan di gerbang masuk dan gerbang keluar dan dilaporkan setiap jam

Baca juga: Aturan Physical Distancing di Dalam Kereta Api, Traveler Wajib Tahu!

Di dalam kawasan Monumen Nasional

1. Saat berkunjung ke kawasan, pengunjung diharapkan melakukan aktivitas mobile.

2. Untuk melakukan olah raga lari atau jalan sehat, mengikuti arah yang telah ditentukan, yaitu melingkari Tugu Monas atau berlawanan arah jarum jam, atau memutari tugu monas dengan tugu Monas di bagian kiri, atau begitu masuk lintasan belok kanan.

3. Tidak diperkenankan berkumpul, duduk-duduk menggunakan alas tikar.

4. Menjaga jarak antara pengunjung, minimal 1 meter.

5. Izin kegiatan dan Izin menggunakan sarana olah raga belum dapat diterbitkan.

6. Pertunjukan air mancur belum beroperasi.

7. Operasional kereta wisata masih tentatif.

8. Operasional lift masih tentatif.

Di tugu Monas (Museum Sejarah Nasional)

1. Pintu masuk Tugu Monas, bersifat buka tutup. Jika sudah memenuhi 140 orang dalam kurun waktu 1 jam, pintu masuk Tugu ditutup. Dibuka lagi pada jam berikutnya. Sebelum masuk Tugu Monas, diwajibkan mencuci tangan.

2. Pembeli tiket ke loket, diwakili 1 orang. Anggota lainnya menunggu di luar pintu masuk pada barisan yang telah dibuat markanya.

3. Penjualan tiket ke puncak dilakukan pada hari kerja, dalam 1 jam hanya dijual 50 orang. Jika sudah memenuhi kuota, penjualan tiket ke puncak ditutup dan dijual pada jam berikutnya. Pengujung yang dapat memasuki lift ke puncak, hanya 3 orang dan berdiri sesuai dengan marka yang telah ditentukan.

4. Arah berjalan di dalam museum, mengikuti urutan sejarah diorama/searah jarum jam.

5. Tangga di dalam museum sebelah timur hanya digunakan untuk naik.

6. Tangga di dalam museum sebelah barat hanya digunakan untuk turun.

7. Tangga di luar museum/tangga emas hanya digunakan untuk turun, kecuali tangga emas barat laut, dapat digunakan untuk naik.

8. Masuk Ruang Kemerdekaan melalui pintu ukir selatan, kemudian berputar di dalam ruang kemerdekaan mengikuti arah thawaf.

9. Keluar Ruang Kemerdekan melalui pintu ukir utara, kemudian keluar di pelataran Cawan (lantai 1) mengikuti arah thawaf

10. Untuk registrasi antrian lift, pengunjung diminta menjaga jarak.

11. Pengunjung dipuncak, diberi waktu paling lama 10 menit dan berjalan memutar seuai arah thawaf.

12. Lama kunjungan di Tugu Monas paling lama 1 jam.

13. Pengunjung tidak diperkenankan tidur atau aktivitas lainnya selain kunjungan ke museum.

14. Pengunjung yang sudah selesai melakukan kunjungan, keluar melalui pintu keluar yang ditetapkan yakni, pintu kapsul/utara, pintu selatan bagian barat kemudian menuju pintu keluar dengan arah thawaf.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini