Mengenal Festival Peh Cun, Tradisi Kebudayaan Masyarakat Tionghoa

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 25 Juni 2020 12:49 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 25 406 2236113 mengenal-festival-peh-cuh-tradisi-kebudayaan-masyarakat-tionghoa-mA8hpY4Eoh.jpg Lomba Perahu Naga rangkaian Festival Peh Cun (Foto : Exptat Living Hong Kong)

Kamis 25 Juni 2020, masyarakat keturunan Tionghoa di Indonesia merayakan festiaval Duan Wu Jie atau biasa di kenal dengan Peh Cun dalam bahasa Hokkien. Peh Cun adalah salah satu festival penting dalam kebudayaan dan sejarah Tionghoa. Peh Cun kerap dirayakan di berbagai daerah di Indonesia di mana terdapat banyak populasi masyarakat Tionghoa seperti Medan dan Tangerang.

Merangkum dari situs resmi Wonderfull Indonesia, Kamis (25/6/2020), dalam legenda Tionghoa, Peh Cun diyakini mengandung berbagai nilai positif dalam kehidupan seperti kerjasama, ketekunan, kebaikan dan kesediaan berkorban saat dibutuhkan.

Perahu Naga

(Foto : Ilustrasi Lomba Perahu Naga/Exptat Living Hong Kong)

Baca Juga : Penampilan Memikat Cinta Laura Bergaya Edgy

Di Indonesia sendiri Peh Cun kerap dirayakan dengan berbagai aktivitas unik. Beberapa di antaranya adalah lomba perahu naga, membuat bacang membuat telur berdiri dengan tegak, tarian naga dan singa (barongsai) dan mandi bersama di sungai pada siang hari.

Bacang

Di beberapa kawasan lain lomba perahu naga kerap di lakukan dan menjadi kegiatan yang rutin di lakukan setiap tahun. Sementara bacang menjadi makanan wajib yang ada dalam perayaan ini. Sebagian masyarakat Tionghoa pun mencoba untuk membuat telur dapat berdiri dengan tegak selama perayaan ini.

Kebiasaan mandi pada siang hari di sungai masih dilakukan di kawasan Tanjung Balai, Sumatera Utara. Anak-anak menyelam ke dalam air pada siang hari untuk menghindari panas terik. Masyarakat Tionghoa percaya bahwa air yang dibawa ke hilir oleh naga membawa keberuntungan dan kemakmuran.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini