Pengamat Sebut Pariwisata Bali Sudah Tepat Buka Juli Mendatang

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Kamis 25 Juni 2020 15:48 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 25 406 2236279 pengamat-sebut-pariwisata-bali-sudah-tepat-buka-juli-mendatang-9ToYfgiUcu.jpg Pariwisata di Bali (Foto: Inst Bali Daily)

Berdasarkan arahan Pemerintah Provinsi Bali, pariwisata di Pulau Dewata akan dibuka kembali pada Juli mendatang. Namun pertanyaannya, apakah Bali sudah benar-benar siap menerima kunjungan wisatawan di tengah pandemi Covid-19 ini?

Menurut penjelasan Dr. I Made Sudiana, selaku pengamat pariwisata dan Rektor IPBI Denpasar, saat ini Pemprov Bali masih perlu melakukan kerja sama dengan pemerintah pusat maupun stakeholder, untuk meyakinkan wisatawan bahwa Bali sudah betul-betul aman untuk dikunjungi.

 Bali

"Kerja sama pemerintah daerah dengan pengusaha perlu dilakukan. Terutama untuk standarisasi protokol kesehatan. Bukan di objek wisatanya saja, tetapi termasuk untuk keperluan akomodasi seperti hotel maupun regulasi di airport, dari segi protap dan protokol kesehatan harus dipastikan," kata Dr. I Made dalam webinar bersama iNews, Kamis (25/6/202).

Bila seluruh protokol kesehatan sudah diterapkan dengan baik, tentunya potensi penularan Covid-19 ini pun dapat diminimalisir. Selain itu, kesehatan wisatawan pun dapat dijamin.

Dengan demikian, nantinya wisatawan tidak perlu lagi melalukan proses karantina mandiri saat memasuki kawasan Bali. Namun dengan syarat, petugas melalukan pemeriksaan dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

"Tiba di airport harus dicek. Hotel juga dicek. Jadi kalau ada wisatawan menunjukkan gejala itu baru dikarantina. Kalau menunjukkan kesehatan yang baik buat apa dikarantina?," kata Made.

Baca juga: Olahraga di Era New Normal, 4 Artis Cantik Ini Langsung Bergaya di Senayan

"Bulan Juli ini sudah tepat sekali pariwisata dibuka kembali untuk masyarakat lokal dulu. Memang harus bertahap karena kita sendiri menghadapi suatu dilema. Harus bertahan demi kesehatan terapi ekonomi juga harus tumbuh," tandasnya.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini