New Normal, Pemerintah Genjot Infrastruktur Pariwisata di Magelang dan Karimun Jawa

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Jum'at 26 Juni 2020 13:43 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 26 406 2236787 new-normal-pemerintah-genjot-infrastruktur-pariwisata-di-magelang-dan-karimun-jawa-zwCYiwZbWd.jpg Borobudur (Foto: Inst Cahgemblung1)

Pemerintah tengah melakukan percepatan pembangunan di empat destinasi pariwisata nasional di Jawa Tengah. Salah satunya tertuang dalam Perpres 46 Tahun 2017 tentang Badan Otorita Pengelola Kawasan Pariwisata Borobudur yang di dalamnya termasuk kawasan Karimun Jawa.

"Dalam upaya menambah spot destinasi, Kemenko Marves memfasilitasi aspirasi desa yang disampaikan oleh Ketua DPRD Magelang terkait pengembangan spot wisata di 20 desa di sekitar kawasan Candi Borobudur," tutur Deputi Bidang Infrastruktur dan Transportasi, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), Djoko Hartoyo, seperti dikutip dari siaran pers yang diterima Okezone, Jumat (26/6/2020).

 Borobudur

Usulan tersebut telah diakomodir dalam ITMP (Integrated Tourism Master Plan) yang telah rampung disusun dan sedang dipersiapkan Rancangan Peraturan Presidennya. Dengan masuknya usulan ke dalam ITMP, diharapkan pembangunan infrastruktur, seperti jalan dan fasilitas lainnya dapat menghubungkan konektivitas antar-spot dan pada akhirnya memudahkan para wisatawan untuk menjangkau spot destinasi tersebut.

Kemenko Marves juga memfasilitasi kerja sama antara Pemerintah Desa dengan Bank BRI melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk membangun spot selfie di lokasi menuju Candi Selogriyo yaitu di Desa Candisari, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang.

Baca juga: Gaya Keren Presiden Jokowi Pakai Face Shield saat ke Banyuwangi

 

Candi Selogriyo sendiri berada di lereng timur kumpulan tiga bukit, yakni Bukit Condong, Bukit Giyanti, dan Malang, dengan ketinggian 740 mdpl, mempunyai pemandangan yang eksotik dan cocok untuk wisata alam.

Djoko menambahkan, pendekatan ini dilakukan untuk mendistribusikan manfaat ekonomi di wilayah yang lebih luas, mengurangi kemacetan di tujuan-tujuan utama pariwisata, hingga meningkatkan jangkauan penawaran produk pariwisata.

Untuk mengembangkan Kawasan Karimun Jawa, Kemenko Marves dan Kementerian Perhubungan akan menyiapkan angkutan umum berupa bus untuk melayani rute Bandara Dewandaru dan Pelabuhan Legon Bajak ke Pusat Kota Karimun Jawa.

"Karena jarak dari bandara ke pusat kota cukup jauh, mencapai 22 Km dan tidak ada transportasi umum, kami sedang mengusulkan pengadaan armada bus. Jadi wisatawan yang datang dapat langsung melanjutkan perjalanannya dan ini menghemat biaya," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini