Lulus Inspeksi, Objek Wisata Grand Maerakaca Bisa Dibuka

Wisnu Wardhana, Jurnalis · Jum'at 26 Juni 2020 16:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 26 406 2236888 lulus-inspeksi-objek-wisata-grand-maerakaca-bisa-dibuka-FRGHhBe7kx.jpg Grand Maerakaca. (Foto: Instagram)

DALAM rangka persiapan new normal di kota Semarang, seluruh sektor diminta untuk mengikuti protokol kesehatan agar kembali berputar. Seperti halnya di sektor pariwisata yang kembali dibuka setelah mendapatkan persetujuan dari dinas pariwisata daerah.

Tapi, objek wisata yang ingin dibuka harus menerapkan protokol kesehatan seperti social distancing, pembatasan pengunjung, serta penerapan metode pembayaran nontunai.

Salah satunya adalah objek wisata Grand Maerakaca di kota Semarang, yang sudah dibuka untuk pengunjung umum. hal ini dilakukan setelah mendapatkan persetujuan dari Dinas Pariwisata kota Semarang, dengan memeriksa sarana dan prasarana menyambut new normal.

Syarat dan ketentuan yang diterapkan harus sesuai protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah, jika sudah dijalankan maka sektor tersebut dapat kembali lagi dibuka.

 

Meski masih menerapkan kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat, pemerintah kota Semarang melonggarkan sektor hiburan dan pariwisata. Sedikitnya 83 tempat usaha hiburan dan pariwisata yang mengajukan izin operasi.

Oleh karena itu, tim akan menguji dan melakukan simulasi, namun jika belum memenuhi syarat penerapan protokol kesehatan, tempat tersebut belum dapat dibuka.

Grand Maerakaca sebagai salah satu wisata outdoor yang mendapatkan izin rekomendasi akan kembali membuka tempat wisatanya. Lokasi yang dikenal dengan pemandangan indah tracking mangrove serta taman miniatur Jawa Tengah ini sudah memulai berbenah dengan persiapan sesuai protokol.

Pengunjung yang datang dibatasi, hanya boleh lima puluh persen dari kapasitas yang ditentukan pengelola.

Penggunaan masker, penyemprotan disinfektan, dan pengecekan suhu tubuh wajib dilakukan saat memasuki objek wisata. Tak hanya itu, metode pembayaran tiket menggunakan sistem nontunai untuk meminimalisir uang kertas yang dapat menyebarkan virus.

Dengan dibukanya kembali tempat wisata ini diharapkan dapat memberikan hiburan tersendiri bagi masyarakat. Bagaimana dengan anda, tertarik untuk wisata?

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini