Resmi Dibuka, Ini Proses Pembukaan Candi Borobudur di Era New Normal

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Jum'at 26 Juni 2020 15:54 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 26 406 2236899 resmi-dibuka-ini-proses-pembukaan-candi-borobudur-di-era-new-normal-Kz4WmhUi3n.jpg Candi Borobudur (Foto: Inst Arthyzzz)

Taman Wisata Candi Borobudur telah resmi dibuka kembali pada 24 Juni 2020 lalu. Sebagai salah satu destinasi yang masuk dalam program 5 destinasi super prioritas, pembukaan Candi Borobudur tentunya telah melalui serangkaian persiapan yang panjang.

Hal tersebut dijelaskan secara gamblang oleh, Direktur Utama PT TWC Edy Setijono. Menurut pemaparannya, ada beberapa tahapan yang harus dilalui sebelum akhirnya mendapatkan izin dari Kepala Gugus Tugas Provinsi, dalam hal ini adalah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

 Borobudur

"Tahapannya cukup panjang. Pertama, kami harus menyusun buku panduan operasi protokol kesehatan untuk destinasi. Kemudian, buku harus mendapat persetujuan dulu ke Gugus Tugas Provinsi. Karena Borobudur berada di Jawa Tengah maka harus diverifikasi langsung ke Pak Ganjar," terang Edy saat dihubungi Okezone via sambungan telepon, Jumat (26/6/2020).

Bila buku panduannya dianggap telah sesuai, pihak TWC diminta untuk menyediakan sejumlah fasilitas penunjang seperti marka-marka, tempat mencuci tangan, termasuk klinik perawatan ketika ada wisatawan yang sakit.

Setelah kedua tahapan itu dipenuhi, langkah selanjutnya adalah mengajukan proses simulasi yang diadakan sebanyak tiga kali. Simulasi ini harus melibatkan gugus tugas provinsi, termasuk mengundang gubernur dan bupati di yang berwenang di kawasan tersebut.

Dari simulasi inilah, gubernur maupun bupati berhak menentukan apakah objek wisata dapat dibuka kembali atau masih harus melakukan persiapan tambahan.

"Kalau dari gubernur dan bupati sudah oke, baru dilaksanakan simulasi kedua dengan mengundang para stakeholder seperti dinas-dinas dan asosiasi terkait kepariwisataan. Setelah itu, dilakukan lagi simulasi ketiga dengan para pelaku pariwisata seperti travel agent," jelas Edy.

Baca juga: Gaya Keren Presiden Jokowi Pakai Face Shield saat ke Banyuwangi

"Tujuannya adalah untuk melakukan sosialisasi sekaligus melihat langsung seperti apa protokol keseharan yang ada di Candi Borobudur," timpalnya.

Dari proses simulasi tersebut, pihak TWC akan kembali meberikan laporan kepada Gugus Tugas untuk dievaluasi. Kalau sudah bagus, maka diperkenankan untuk melakukan uji coba pembukaan.

Perlu diketahui bahwa saat ini Candi Borobudur masih dalam tahap uji coba pembukaan. Artinya, ada regulasi-regulasi yang mengatur seluruh aktivitas wisata di destinasi tersebut.

"Uji coba ini ada masanya yakni, dua minggu. Kita selama dua minggu ini akan melakukan monitoring. Bahkan ada timnya langsung dari Provinsi/Kabupatenx sama dari kita sendiri. Kalau dua minggu dinyatakan aman dan lancar, maka akan diajukan pembukaan normal," kata Edy.

"Memang cukup ketat dan panjang. Tapi ini dilakukan karena Candi Borobudur juga diharapkan menjadi percontohan bagi destinasi wisata lainnya," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini