Ritual Adat Yadnya Kasada Gunung Bromo akan Sepi dari Keramaian

Avirista Midaada, Jurnalis · Kamis 02 Juli 2020 15:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 02 406 2240062 ritual-ada-yadnya-kasada-gunung-bromo-akan-sepi-dari-keramaian-1piT6l4wxu.jpg Gunung Bromo masih tertutup untuk wisatawan. (Foto: Okezone/Avirista Midaada)

RITUAL adat Yadnya Kasada yang dilaksanakan masyarakat Suku Tengger pada 6-7 Juli 2020 digelar berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Wisatawan tidak dapat menyaksikan upacara adat tersebut.

Wisatawan tak boleh menyaksikan Kasada karena ada wabah pandemi Covid-19. Mengingat akses wisata ke Gunung Bromo juga ditutup total sejak Maret 2020.

bromo

Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB-TNBTS) John Kennedie memaparkan, bila berdasarkan kesepakatan bersama, perayaan Kasada di Gunung Bromo hanya untuk ibadah saja.

"Perayaan Kasada, sudah disepakati, hanya untuk beribadah, khusus untuk masyarakat Tengger," tegas John ditemui Okezone, Kamis (2/7/2020).

Menurutnya, magnet perayaan Kasada yang mendatangkan banyak wisatawan kali ini akan berbeda. Tujuannya untuk menghindari penyebaran Covid-19 di masyarakat Suku Tengger.

"Tidak ada kegiatan wisata sama sekali di Kasada. Ini sebagai contoh, bagaimana protokol kesehatannya. Masyarakat Tengger tidak ada yang terkena, jadi jangan sampai ada," tuturnya.

Selain hanya diperuntukkan untuk masyarakat asli Tengger, pihaknya dari BB-TNBTS dan beberapa instansi lainnya akan melakukan penyekatan. Tentu untuk mengantisipasi adanya wisawatan yang masih nekat masuk ke kawasan wisata Gunung Bromo.

"Kalau bukan masyarakat asli Tengger, tidak boleh mereka (wisatawan) ke situ. Khusus untuk masyarakat Hindu, Tengger yang akan beribadah saja bukan untuk wisatawan," bebernya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini