Ritual Adat Yadnya Kasada Bromo Hanya untuk Beribadah dengan Protokol Kesehatan Ketat

Avirista Midaada, Jurnalis · Kamis 02 Juli 2020 17:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 02 406 2240070 ritual-adat-yadnya-kasada-bromo-hanya-untuk-beribadah-dengan-protokol-kesehatan-ketat-o5gt3evt1V.jpg Ilustrasi Kasada. (Foto: Okezone)

PERAYAAN Kasada yang rutin digelar masyarakat Suku Tengger di Gunung Bromo tetap digelar di tengan pandemi Covid-19. Namun tentunya masyarakat yang ikut upacara adat harus menjalani protokol kesehatan.

Ritual adat Yadnya Kasada yang dilaksanakan masyarakat Suku Tengger pada 6-7 Juli 2020 digelar berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Biasanya Perayaan Yadnya Kasada yang merupakan ritual masyarakat hindu Suku Tengger Gunung Bromo, selalu menyedot animo wisawatan datang.

kasada

Ribuan wisatawan baik lokal maupun mancanegara tumpah ruah menyaksikan proses pelaksanaan Kasada. Mulai dari Pura Luhur Poten hingga larung sesajen ke kawah Gunung Bromo.

Nah tahun ini, wisatawan tidak dapat menyaksikan upacara adat tersebut. Tujuannya untuk mencegah penyebaran wabah Covid-19 dari pendatang.

Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB-TNBTS) John Kennedie mengatakan, selama perayaan Kasada setiap orang wajib menjalani protokol kesehatan Covid-19, Yaitu dengan tetap menjaga jarak, memakai masker, sampai disediakan tempat cuci tangan bagi Suku Tengger di sekitar Pura Luhur Poten dan puncak Gunung Bromo.

"Mereka (masyarakat Suku Tengger) menerapkan protokol kesehatan ketat. Itu kesepakatan, tidak ada acara untuk wisata dan sebagainya. Untuk mereka saja," pungkasnya.

Untuk perayaan Kasada tahun ini pastinya akan terasa berbeda dari tahun sebelumnya. Selain ada jarak di antara pengunjung, wisatawan lokal maupun mancanegara tak bisa menyaksikan kemeriahannya.

"Perayaan Kasada, sudah disepakati, hanya untuk beribadah, khusus untuk masyarakat Tengger," tegasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini