Candi Prambanan dan Ratu Boko Dibuka Kembali dengan Protokol Kesehatan Ketat

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Kamis 02 Juli 2020 18:54 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 02 406 2240239 candi-prambanan-dan-ratu-boko-dibuka-kembali-dengan-protokol-kesehatan-ketat-zvQcizT2LK.jpg Candi Prambanan (Foto: Kemenparekraf)

PT. Taman Wisata Candi (TWC) selaku pengelola Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko menyiapkan dan menerapkan protokol kesehatan ketat bagi wisatawan dalam uji coba pembukaan Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan dan Ratu Boko yang berlangsung mulai Rabu, 1 Juli 2020.

Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero), Edy Setijono  mengatakan, uji coba di Candi Prambanan dan Ratu Boko melengkapi uji coba di Candi Borobudur yang telah dilakukan lebih dulu sebelumnya.

 Candi Prambanan

"Protokol kesehatan bagi wisatawan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dan uji coba pembukaan operasional dilakukan setelah keluar izin dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)," kata Edy Setijono seperti dikutip dari siaran pers yang diterima Okezone, Kamis (2/7/2020).

Dia mengatakan protokol kesehatan yang diterapkan di antaranya adalah physical distancing dengan imbauan untuk selalu menggunakan masker dan cuci tangan bagi para pengunjung. PT TWC juga menyediakan sarana cuci tangan di beberapa lokasi sekitar area Candi Prambanan dan Ratu Boko seperti di pintu masuk komplek TWC, area Candi, dan di lokasi penjualan souvenir.

Calon pengunjung juga disarankan untuk membeli tiket secara online melalui situs ticket.borobudurpark.com. Sementara untuk pembelian tiket di loket dibatasi hanya 70 persen dari total tiket yang diperjual belikan dan sisanya melalui reservasi online.

Baca juga: Viral Wali Kota Bogor 'Goyang AKB', Cara Seru Edukasi Cegah Covid-19

"Tujuannya untuk mengurai antrean di loket. Langkah ini sesuai dengan anjuran pemerintah terkait dengan social/physical distancing bagi tiap wisatawan yang berkunjung di destinasi yang dikelola PT TWC," katanya.

Dalam mendukung hal tersebut, PT TWC memberlakukan pembatasan jumlah pengunjung maksimal hingga 25 persen atau 1.500 pengunjung setiap harinya. PT TWC juga membatasi area kunjungan wisatawan di komplek Candi Prambanan. Wisatawan tidak diperbolehkan untuk naik ke atas Candi Prambanan dan menikmati keindahan candi dari pelataran zona 1.

Selain penerapan protokol kesehatan, PT TWC juga membatasi jam operasional TWC Prambanan dan Ratu Boko. Untuk TWC Prambanan dibuka dari pukul 08.00–16.00 WIB, sedangkan Ratu Boko beroperasi dari pukul 10.00–18.00 WIB.

Dalam kurun waktu tersebut ada jeda istirahat selama 1 jam untuk membersihkan semua peralatan protokol kesehatan yang telah digunakan oleh wisatawan. "Pelaksanaan uji coba ini akan dimonitor oleh tim dari pemerintah daerah," kata Edy.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini