Menparekraf Wishnutama Siapkan Protokol HUT RI di New Normal

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 06 Juli 2020 13:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 06 406 2241820 menparekraf-wishnutama-siapkan-protokol-hut-ri-di-new-normal-QkCP8oBUGO.jpg Ilustrasi. (Foto: Kemendikbud)

PANDEMI Covid-19 diperkirakan tetap akan berlangsung hingga perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-75. Karena itu, rencana baru terkait perayaan ulang tahun Indonesia mesti dipikirkan, demi tetap menjaga tidak adanya penyebaran virus saat masyarakat berkerumun.

Ya, tak bisa dipungkiri, saat perayaan kemerdekaan RI, banyak masyarakat turun ke jalan dan bersuka ria merayakan Hari Kemerdekaan setiap 17 Agustus. Tapi, berhubung masih dalam situasi PSBB, semuanya mesti berbeda.

Diterangkan Menteri Sekretaris Negara Pratikno, tahun ini perayaan HUT RI tak meriah. Perayaan dilangsungkan secara sederhana.

upacara

Baca Juga: Wishnutama Dorong Industri Parekraf Giat Pulihkan Pendapatan di Masa Transisi New Normal

"Walau tidak sesuai rencana, perayaan HUT RI tetap harus khidmat, mensyukuri nikmat kemerdekaan. Kami juga tetap harus menunjukan bahwa ini negara yang besar dan kokoh secara ekonomi sosial politik dan kebudayaan," katanya saat Konferensi Perss terkait Peringatan HUT RI Ke-75 di Gedung Utama Kemensetneg, Jakarta, Senin (6/7/2020).

Nah, terkait dengan seperti apa acara perayaan HUT RI 17 Agustus 2020 nanti, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama menerangkan, akan ada berbagai macam unsur kreativitas dan inovasi di perayaannya nanti.

Jadi, 30 menit sebelum upacara dimulai akan ada berbagai macam kreativitas dan sebagainya. Lalu, saat upacara, Paskibra yang akan bertugas hanya 3 orang berasal dari Paskibraka 2019.

"Secara detail, upacara akan dilangsungkan pada 10.15 WIB. Sebelum itu, akan ada sirine panjang pada pukul 10.00 WIB, lalu akan ada sirine panjang lanjutan beberapa menit kemudian, baru kemudian upacara resmi dimulai," terang Wishnutama.

Perlu Anda ketahui, ada tradisi baru dalam perayaan kemerdekaan tahun ini. Menurut Wishnutama, semua masyarakat akan diminta bersikap sempurna saat lagu Indonesia Raya berkumandang.

Jadi, siapapun yang pada momen menyanyikan lagu Indonesia Raya, mereka mesti menghentikan aktivitasnya dan ikut bernyanyi sambil melihat pengibaran bendera merah putih secara virtual.

Untuk penurunan bendera, acara akan jauh lebih panjang dari biasanya. "Bakal ada 60 menit pertunjukan kreativitas yang ditayangkan virtual yang kini tengah dipersiapkan. Insyaallah menarik," terang Wishnutama.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini