Meski Zona Merah, Banyuwangi Tetap Pede Buka Objek Wisata

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Rabu 08 Juli 2020 20:43 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 08 406 2243284 meski-zona-merah-banyuwangi-tetap-pede-buka-objek-wisata-xdRwmi1VPT.jpg Wisata Banyuwangi. (Foto: Instagram)

PERLAHAN tapi pasti, pariwisata Banyuwangi mulai bangkit kembali di era new normal. Sayangnya, masih ada beberapa kendala yang harus dihadapi oleh para pelaku wisata di salah satu destinasi prioritas ini.

Seperti diketahui, Kabupaten Banyuwangi berada di Provinsi Jawa Timur yang masih masuk dalam kategori zona merah, bahkan sempat hitam pada pertengahan Juni lalu.

Data terakhir yang dikeluarkan BNPB per hari ini, Rabu (8/7/2020), angka kasus positiv Covid-19 di Jawa Timur menjadi yang tertinggi, dengan penambahan mencapai 366 kasus baru, diikuti DKI Jakarta 357 kasus baru.

Secara keseluruhan, saat ini angka kasus positif Covid-19 di Indonesia mencapai 68.079 kasus, dengan 31.585 di antaranya dinyatakan sembuh, dan 3.359 dilaporkan meninggal dunia.

wisata banyuwangi

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Banyuwangi yang akrab di panggil Bramuda menjelaskan bahwa saat ini Kabupaten Banyuwangi masih dalam kategori zona kuning. Dalam arti lain, 'lumayan' aman untuk disambangi.

"Jawa Timur memang zona hitam ya, tetapi Banyuwangi zona kuning. Jadi yang diliat kenapa daerah itu bisa menjalankan konsep new normal, adalah daerah yang sudah tidak atau daerahnya dianggap lumayan aman untuk menyelenggarakan konsep ini. Dan yang menentukan adalah tim gugus tugas," terang Bram saat dihubungi Okezone.

Lebih lanjut Bram mengatakan, terlepas dari penerapan protokol kesehatan yang ketat, pihaknya juga sudah menyiapkan strategi dan kiat-kiat khusus agar wisatawan yang datang ke Banyuwangi merasa aman dan nyaman.

Salah satunya dengan menyediakan aplikasi Banyuwangi Tourism yang dapat diaplikasi melalui smartphone. Aplikasi ini berisikan berbagai informasi penting seputar restoran, hotel, dan objek wisata yang telah memiliki sertifikasi sehat, termasuk informasi tempat-tempat yang terindikasi Covid-19.

"Dengan demikian wisatawan yang datang ke Banyuwangi bisa memilih sesuai dengan konsep new normal yang telah terverifikasi dan mengikuti standarisasi dari tim gugus tugas," tambahnya.

Selain itu, saat ini Banyuwangi juga sudah memiliki rute penerbangan langsung dari Jakarta. Sehingga potensi penularan Covid-19 bisa diminimalisir.

"Sudah ada direct flight langsung dari Jakarta-Banyuwangi menggunakan Batik Air, Citilink, atau Garuda Indonesia. Jadi tidak perlu mampir ke Jawa Timur dulu, sehingga bisa memudahkan wisatawan," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini