Di Taman Hiburan Ini Naik Roller Coaster Boleh, Syaratnya Tidak Berteriak

Selasa 14 Juli 2020 15:58 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 14 406 2246235 di-taman-hiburan-ini-naik-roller-coaster-boleh-syaratnya-tidak-berteriak-18oAP98rvh.jpg Rancangan roller coaster new normal (Foto: Pixabay)

Di tengah pandemi Covid-19 berbagai negara sudah membolehkan warganya berwisata di era new normal. Namun wisata era new normal tak sebebas dulu.

Termasuk saat naik wahana permainan ektrem di masa pandemi Covid-19 tak bisa sebebas dulu lagi. Di Jepang, pengunjung boleh naik roller coaster, syaratnya mereka tidak berteriak-teriak.

Kebijakan ini memang menyulitkan. Apalagi orang-orang biasanya berteriak histeris karena merasa ketakutan.

roller coaster

Seperti dilansir Sindo News, taman hiburan Fuji-Q Highland yang menerapkan aturan tersebut larangan berteriak saat naik roler coaster. Destinasi wisata dekat Kota Tokyo itu sudah dibuka kembali bulan lalu setelah beberapa lama ditutup akibat wabah Covid-19.

Seperti dilansir BBC , pengelola Fuji-Q Highland telah mengeluarkan aturan bagi pengunjung untuk menghindari teriak-teriak ketika naik roller coaster. Tujuannya adalah untuk meminimalisir penyebaran droplet. Teriak hanya diperbolehkan di dalam hati saja.

Agar pengunjung mematuhi aturan tersebut, pihak pengelola telah menyiapkan kamera dan siap memotret mereka yang sukses naik roller coaster dengan mimik serius dan tanpa berteriak. Bahkan, aturan ini sudah dijadikan challenge buat para pengunjung dan bisa diunggah ke media sosial.

Foto atau video dengan ekspresi serius terbaik saat naik roller coaster akan dihadiahi tiket masuk gratis seharian dan untuk semua wahana. Challenge ini bakal diberlakukan hingga 17 Juli 2020.

Aturan tak boleh berteriak, selain harus terus memakai masker, dimaksudkan untuk menyetop penyebaran droplet yang berpotensi melayang ke luar dari mulut seseorang yang berteriak saat berada pada kecepatan 80 meter per jam.

 Baca juga: 3 Hal yang Terjadi Jika Kamu Terjebak Masa Lalu, Berusahalah Move On!

Namun aturan ini agaknya sulit ditegakkan, apalagi menurut pengelola taman hiburan kepada Wall Street Journal, pihaknya tidak menerapkan hukuman atas pengunjung yang melakukan pelanggaran.

Di sisi, sejumlah pengunjung rupanya menanggapi serius aturan tak boleh berteriak tersebut. Di antaranya ditunjukkan oleh dua orang eksekutif yang naik roller coaster dengan muka serius dan diam tanpa suara.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini