Indahnya Pemandangan Slope Point, Penuh dengan Pohon-Pohon Aneh yang Memikat

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 15 Juli 2020 08:50 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 15 406 2246555 indahnya-pemandangan-slope-point-penuh-dengan-pohon-pohon-aneh-yang-memikat-VYZSrtUrhP.jpg Slope Point (Foto: Oddity Central)

Melihat pepohonan yang tertiup angin mungkin menjadi hal biasa. Tapi jika Anda traveling ke Slope Point yang berada di ujung paling selatan Pulau Selandia Baru, maka Anda akan menemukan sejumlah pepohonan dengan bentuk aneh.

Pohon-pohon itu berbentuk aneh karena diterpa oleh angin tanpa henti yang terus-menerus menghantam tempat ini. Akibatnya pohon jadi tak bisa berdiri tegak.

 slope point

Melansir dari Oddity Central (15/7/2020), pohon biasanya tidak tumbuh di daerah Slope Point. Bukan berarti tanahnya tidak cukup subur, tetapi angin kencang bertiup melalui lereng dan ladang yang ada di tempat ini. Kondisi ini membuat Slope Point menjadi tempat yang tidak ramah.

Namun, para petani yang membawa domba mereka ke sini untuk merumput telah menanam sebidang pohon sebagai tempat berlindung bagi para hewan ternak.

Namun tiupan angkin kecang secara konsisten membuat pohon-pohon tak bisa tumbuh tegak seperti pada umumnya. Sebagian besar pohon ini bengkok dengan kanopi tampak seperti rambut tertiup angin.

Bentuknya yang terlihat aneh dan berbeda dari pohon manapun di seluruh dunia seperti apa pun di dunia, telah membuat Slope Point menjadi salah satu destinasi yang dikenal dunia. Tempat ini terletak sekitar 4.800 kilometer dari Kutub Selatan dan 5.150 kilometer di bawah garis khatulistiwa.

 Baca juga: Suara Misterius Picu Kepanikan Warga di China

Slope Point mengalami angin kencang sepanjang hari, bahkan hampir setiap hari. Lokasi Slope Point tepat dengan jalur angin Antartika ini dapat menempuh jarak 3.300 kilometer tanpa gangguan. Angin besar tersebut mengenai Slope Point dengan sekuat tenaga.

Alasan inilah yang membuat Slope Point sama sekali tidak berpenghuni dan hanya digunakan untuk penggembalaan domba. Tetapi bukan kekuatan angin yang membuat orang menjauh dari tempat ini, namun hembusan angin yang konstan setiap saat, siang dan malam. Novelis, Trevor Cree bahkan pernah menggambarkan hebatnya hembusan angin dari Slope Point.

Ketika para petani domba di Pulau Selatan mulai menanam pohon di sekitar Slope Point untuk menjadikan tempat tersebut sebagai tempat istirahat dari angin yang tak henti-hentinya, mereka tidak pernah membayangkan bahwa pohon-pohon yang mereka tanam suatu hari nanti menjadi destinasi wisata yang memikat.

Meskipun melihat pohon-pohon bengkok ini memang indah dan memikat mata, namun para pelancong harus tahu bahwa mereka tidak akan menemukan akomodasi saat berada di Slope Point.

Hanya ada beberapa gubuk kecil yang usang, tidak ada rumah di daerah ini. Jadi para pengunjung harus memesan tempat tinggal lebih jauh ke utara dan menuju ke titik paling selatan Pulau Selatan untuk bermain ke Slope Point.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini