Temui Raffi Ahmad hingga Atta Halilintar, Wishnutama Susun Protokol Event

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Kamis 16 Juli 2020 19:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 16 406 2247533 temui-raffi-ahmad-hingga-atta-halilintar-wishnutama-susun-protokol-event-Ld1TdukISc.jpg Yuni Shara. (Foto: Kemenparekraf)

PADA Selasa 14 Juli 2020 di Istana Merdeka, Jakarta, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio mendampingi Presiden Joko Widodo bertemu sekira 30 orang pekerja seni Tanah Air. Mereka memberi masukan tentang apa yang mereka hadapi selama pandemi Covid-19.

Hadir dalam pertemuan tersebut para pekerja seni diantaranya Soleh Solihun, Raffi Ahmad, Butet Kertaradjasa, Ari Lasso, Andre Taulany, Cak Lontong, Yuni Shara, Tompi, Atta Halilintar, Desta, dan lainnya.

Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan (Events) Kemenparekraf/Baparekraf Rizki Handayani mengatakan, bersama dengan sejumlah asosiasi penyelenggara kegiatan pihaknya tengah merumuskan Standard Operational Procedure (SOP) penyelenggaraan kegiatan.

Pembahasan tersebut membahas mulai dari apa yang harus dilakukan penyelenggara, penonton, vendor, artis sebagai subjek penyelenggara kegiatan. Pembahasan juga menyorot objek dalam penyelenggaraan kegiatan mulai dari peralatan, flow pengunjung, sistem penjualan tiket, penjualan makanan dan lainnya. Semuanya disusun berdasarkan faktor kebersihan, kesehatan, kesehatan, dan keberlangsungan lingkungan.

wishnutama

Baca Juga: Selain Kylie Jenner, Nih Deretan Artis Luar Negeri yang Kepincut Sedapnya Mi Instan

Diharapkan penyelenggaraan kegiatan dapat kembali berjalan. Kemudian pekerja seni dapat kembali produktif namun tetap aman Covid-19 di era adaptasi kebiasaan baru.

Baca Juga: Menparekraf Wishnutama: Danau Toba Berperan Penting Menopang Pariwisata Indonesia

"Saat ini sudah memasuki pertemuan ketiga dan kita harapkan dengan pertemuan selanjutnya akan bisa segera disepakati sehingga dapat disampaikan ke Menteri untuk menjadi protokol kesehatan di bidang penyelenggaraan event," kata Rizki Handayani.

Namun ia menegaskan, Kemenparekraf/Baparekraf hanya menyusun panduan penerapan protokol, sementara untuk perizinan tetap menjadi wewenang pemerintah daerah.

"Perizinan dilaksanakannya kembali berbagai kegiatan atau acara menjadi wewenang pemerintah daerah dan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 dari daerah tersebut," kata Rizki Handayani.

(dwk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini