Mengintip Serunya Ratusan Pelaku Usaha Pariwisata Bersih-Bersih Pantai di Likupang

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Kamis 23 Juli 2020 14:40 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 23 406 2250928 mengintip-serunya-ratusan-pelaku-usaha-pariwisata-bersih-bersih-pantai-di-likupang-15pBYosbKJ.jpg Bersih-bersih pantai (Foto: Kemenparekraf)

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melaksanakan program Likupang Rebound. Program bersih-bersih ini diikuti oleh pekerja dan pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif di destinasi untuk bangkit dari pandemi.

Pelaksanaan Likupang Rebound kemarin diisi dengan gerakan bersih, indah, sehat dan aman di dua pantai di Likupang, yakni di Pantai Paal dan Pantai Pulisan. Jadi buat wisatawan yang ingin main ke dua pantai Likupang ini, sudah dibersihkan loh!

 bersih-bersih pantai

Aksi bersih-bersih destinasi wisata pantai ini diikuti ratusan pekerja dan pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif di sekitar destinasi. Mereka penuh semangat membersihkan area pantai. Seru ya!

Poltje Sikendo, salah seorang peserta mengatakan, pandemi Covid-19 memberikan dampak yang besar terhadap kegiatan sehari-harinya yang bergantung dari kunjungan wisatawan. Pantai Paal yang menjadi lokasinya berjualan minuman dingin merupakan salah satu destinasi favorit wisatawan.

"Sebelum Covid-19 ramai wisatawan, tapi sejak Maret, pantai ini ditutup untuk mencegah penyebaran virus," kata Poltje dalam siaran pers Kemenparekraf, Kamis (23/7/2020).

Oleh karena itu, dia mengaku sangat antusias terlibat kegiatan Likupang Rebound yang diharapkan dapat menghidupkan kembali kegiatan pariwisata di Pantai Paal dan kawasan Likupang pada umumnya.

Baca juga: Heboh Klepon Tidak Islami, Pemilik Foto Angkat Bicara!

Dia juga sejak lama berharap adanya peningkatan nilai pariwisata di lingkungan tempat tinggalnya tersebut. "Kami dari mengharapkan supaya ada pengembangan lebih baik seperti fasilitas toilet dan pondokan," kata Poltje.

Dalam kegiatan ini Kemenparekraf memberikan alat-alat kebersihan serta sarana yang dibutuhkan untuk menjalankan program ini. Di antaranya alat pendukung kebersihan, kesehatan, dan keamanan, fasilitas kebersihan seperti wastafel dan tempat sampah.

Selain itu juga memberikan thermo gun, P3K dan disinfektan, papan signage sapta pesona, dan papan protokol kesehatan.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Utara, Henry Kaitjily juga menyambut baik kegiatan ini. Hendry menuturkan, saat ini wisatawan akan mencari destinasi wisata yang mengutamakan kebersihan, kesehatan, keamanan dan keberlangsungan lingkungan.

"Mari kita semua bersih-bersih ini sampah dan toilet. Orang Indonesia sekarang kalau ke tempat wisata itu harus melihat toilet itu bersih, lebih higienis lagi," ucap Hendry.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini