Menparekraf Wishnutama: Pariwisata Indonesia Masih Jadi Top of Mind Wisatawan Mancanegara

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Kamis 23 Juli 2020 19:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 23 406 2251118 menparekraf-wishnutama-pariwisata-indonesia-masih-jadi-top-of-mind-wisatawan-mancanegara-GZXEQ7ClRw.jpg Wishnu

Sektor pariwisata Indonesia terus berbenah diri demi menggaet kembali minat wisatawan mancanegara. Sebab kemunculan pandemi Covid-19 pada awal Maret lalu membuat persepsi internasional terhadap sektor pariwisata Indonesia menurun signifikan.

Hal ini jadi PR besar Pemerintah Indonesia, khususnya Kementerian Pariwisata dan kementerian terkait. Menurut penjelasan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio, memperbaiki persepsi pasar internasional terhadap Indonesia menjadi sangat penting guna memulihkan kembali sektor pariwisata Tanah Air.

 wisata Bali

Data terakhir yang dikeluarkan Kemenparekraf, tercatat bahwa pada periode Mei 2020, persepsi wisatawan asal Amerika Serikat, Australia, Malaysia, Singapura, dan Inggris menunjukkan penurunan yang cukup signifikan, bahkan nyaris di bawah rata-rata.

Pada periode ini, persepsi wisatawan Australia yang dikenal menjadikan Indonesia sebagai salah satu spot liburan favorit, turun hingga menyentuh angka 16,06%. Sementara AS, Malaysia, Inggris dan Singapura, masing-masing berada pada persentase antara 35,76% - 48,60%.

"Alhamdulillah setelah melakukan berbagai upaya, pada pertengahan Juni kemarin mulai membaik. Persepsi pasar AS terhadap Indonesia menjadi 61,5%. Tapi kita masih banyak PR untuk negara-negara lain. Di sinilah saya meminta peran serta media untuk membantu kami memperbaiki persepsi pasar internasional," terang Wishnutama saat menghadiri webinar Manager Forum XLVIII bertajuk 'Tourism Industry : Where Are Now And What Is Next', Kamis (23/7/2020).

 Baca juga: Heboh Klepon Tidak Islami, Pemilik Foto Angkat Bicara!

Tak hanya bicara soal angka semata, Wishnutama menegaskan, perbaikan persepsi pasar juga harus diiringi oleh perbaikan kualitas dan pelayanan pariwisata di dalam negeri.

Untuk itu, saat ini Kemenparekraf tengah gencar mendukung pemulihan di sejumlah destinasi wisata, termasuk membangun infrastruktur, dan menyiapkan protokol kesehatan yang ketat. Tujuannya tentu untuk menciptakan rasa aman dan nyaman kepada para wisatawan.

"Kalau kita lihat data di Google Analytic, tahun 2019 lalu ada 672 juta warga Australia yang melakukan pencarian tujuan wisata tentang Indonesia, lalu diikuti AS sebanyak 557 juta pencarian, dan Jerman 352 juta," kata Wisnutama.

"Ini berarti pariwisata Indonesia masih menjadi top of mind. Artinya, kita harus mempersiapkan destinasi yang berkualitas agar mereka tertarik untuk traveling ke Indonesia," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini