Menparekraf Wishnutama Ajak Generasi Muda Jadi Agen Perubahan di Era New Normal

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Minggu 26 Juli 2020 13:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 26 406 2252266 menparekraf-wishnutama-ajak-generasi-muda-jadi-agen-perubahan-di-era-new-normal-5LPkoZdtiO.jpg Wishnutama (Foto: Kemenparekraf)

Generasi muda dipercaya bisa menjadi agen perubahan di era adaptasi new normal dengan melakukan kerja produktif, kreatif, dan inovatif. Hal tersebut diungkpakan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio belum lama ini.

Wishnutama mengatakan, dampak pandemi Covid-19 dirasakan seluruh sektor, tak terkecuali pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai sektor yang paling terdampak.

 protokol kesehatan wisata new normal

Menurut Wishnutama dengan menjadi agen perubahan, anak muda dapat menciptakan peluang maupun dorongan di kalangan masyarakat untuk tetap produktif namun tetap aman dari Covid-19.

Tahun 2019 devisa yang dihasilkan di sektor pariwisata sebesar 20 miliar dolar AS atau terbesar kedua setelah kelapa sawit dengan jumlah kunjungan wisman sekitar 16 juta. Namun akibat pandemi, potensi yang ada di tahun lalu tentu sulit untuk bisa terwujud.

"Ini tentu kondisi yang tidak mudah, namun kita perlu menghadapinya secara bersama," kata Wishnutama seperti dikutip dari siaran pers yang diterima Okezone.

Selain itu, Presiden Joko Widodo sendiri telah membentuk Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional sebagai upaya untuk menyeimbangkan antara kesehatan dan kebijakan perekonomian. Masyarakat bisa kembali beraktivitas secara produktif namun tetap aman dari COVID-19.

Untuk mewujudkan hal tersebut, penerapan protokol kesehatan menjadi hal terpenting yang harus dilakukan sebagai bagian dari adaptasi kebiasaan baru.

 Baca juga: Ini Ciri-ciri Orang yang Ingin Bunuh Diri, Apa Saja?

Wishnutama mengajak generasi muda termasuk Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) untuk dapat memainkan peran penting sebagai agen perubahan. Salah satunya adalah membantu menyebarluaskan dan menanamkan pentingnya penerapan protokol kesehatan agar dapat terwujud keseimbangan antara peningkatan kesehatan dan perekonomian.

"Perlu disiplin dan keseriusan dalam melaksanakan protokol kesehatan yang ada. Para pemuda khususnya anggota HMI dapat menjadi contoh yang baik bagi masyarakat dalam menerapkan praktik kesehatan sekaligus agen perubahan untuk terus berinovasi beradaptasi demi kemajuan di tengah pandemi Covid-19," kata dia.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini