Begini Strategi Menparekraf Wishnutama Bangkitkan Wisata New Normal

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Minggu 26 Juli 2020 14:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 26 406 2252271 begini-strategi-menparekraf-wishnutama-bangkitkan-wisata-new-normal-u0DoHBaeU3.jpg Wishnutama bangkitkan wisata new normal (Foto: Kemenparekraf)

Di tengah pandemi Covid-19, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif merupakan salah satu sektor yang paling terdampak. Namun pemerintah bertekat untuk membangkitkan sektor wisata dengan penerapan protokol kesehatan era new normal.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio menjelaskan, untuk strategi pengembangan di sektor pariwisata, pihaknya akan mendorong lebih dulu pergerakan wisatawan nusantara dibanding wisatawan mancanegara.

 wisata new normal

Tahun 2018 ada 8 juta masyarakat Indonesia yang ke luar negeri dengan pengeluaran sebesar 9 miliar dolar AS. Dengan kemampuan daya beli tersebut diharapkan mereka bisa mengeluarkannya dengan berlibur di dalam negeri saja.

"Sehingga diharapkan, hal ini sangat mendorong bangkitnya sektor pariwisata di Indonesia," kata Wishnutama belum lama ini.

Kemenparekraf juga berkoordinasi dengan kementerian maupun lembaga-lembaga lain untuk dapat menunjang hal tersebut. Ini dilakukan dengan berencana membuat berbagai program yang akan memudahkan wisatawan bepergian di dalam negeri sehingga dapat membantu sektor pariwisata segera pulih.

Cara memudahkan wisatawan di dalam negeri di era new normal, bisa dilakukan dengan cara misalnya memberikan diskon, tiket dan paket wisata murah. Ini merupakan salah satu cara yang cukup efektif.

Baca juga: Ini Ciri-ciri Orang yang Ingin Bunuh Diri, Apa Saja?

"Sering saya sampaikan di berbagai kesempatan, dalam setiap krisis selalu ada peluang. Kita semua sebagai bangsa harus dapat mencari peluang yang ada di tengah krisis. Dan saya yakin dengan semangat teman-teman, kita bisa keluar sebagai pemenang dalam kondisi Covid-19," kata Wishnutama optimistis.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini