Cerita Farah Quinn Jemput Anak ke AS di Tengah Pandemi

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Rabu 05 Agustus 2020 19:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 05 406 2257576 cerita-farah-quinn-jemput-anak-ke-as-di-tengah-pandemi-MdDychWjF9.jpg Farah Quinn. (Foto: Instagram/@farahquinnofficial)

Chef Farah Quinn membagikan pengalamannya traveling ke luar negeri di tengah pandemi Covid-19. Belum lama ini, wanita berdarah Palembang itu diketahui melakukan perjalanan jauh menuju Amerika Serikat.

Hal tersebut terpaksa dilakukan Farah Quinn demi menjemput sang buah hati tercinta, Armand. Nah, melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Farah membagikan berbagai persiapan yang telah dia lakukan untuk mencegah penularan Covid-19.

Bukan tanpa alasan, pada momen traveling kali ini, Farah harus menyambangi beberapa bandara yang notabenenya sangat rentan terkontaminasi virus corona. Nah, pada salah satu foto, Farah tampak membekali dirinya dengan alat pelindung diri (APD) berupa face shied dan masker.

Farah Quinn

Tampilan outfitnya juga terlihat santai dan kasual. Dia mengenakan satu set sportwear berwarna hitam dari Adidas.

"My journey untuk menjemput Kakak Armand di US untuk dibawa pulang ke Indonesia ✈️🇺🇸 thank youuu teman-teman sayang untuk semua do’a and the sweet wishes! Alhamdulillah semuanya berjalan lancar (aduhhh koq jadi seperti baru pertama kali terbang lagi ya 🙈🤣😂)," tulisnya pada keterangan foto.

Baca Juga : Intip Gaya Farah Quinn saat Jemput Anaknya di Amerika

Lebih lanjut Farah menjelaskan bahwa penerbangan menuju Amerika Serikat saat ini sudah dibuka kembali, dengan syarat yang tidak jauh berbeda sebelum pandemi Covid-19. Wisatawan diwajibkan memiliki visa yang masih berlaku.

"Tidak ada persyaratan tambahan lainnya untuk masuk ke USA," kata Farah.

Namun perlu diketahui bahwa saat ini, sejumlah negara memang menerapkan kebijakan yang berbeda bagi wisatawan asing yang datang di tengah pandemi Covid-19. Hal tersebut sempat dijelaskan secara gamblang oleh Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Soekarno Hatta Dr. Anas Ma’ruf, MKM.

"Setiap negara memiliki protokol yang berbeda-beda. Jadi harus pelajari betul syarat dan ketentuan yang berlaku di negara tujuan, apakah membutuhkan sertifikat PCR, atau tidak membutuhkan apa-apa tapi harus mengikuti peraturan di sana. Jadi pastikan Anda dapat memenuhi protokol kesehatan mereka sebelum memutuskan untuk melalukan perjalanan," kata Anas dalam diskusi virtual dengan BNPB, beberapa waktu lalu.

Kembali berbicara soal pengalaman traveling Farah ke Amerika Serikat, dia mengatakan bahwa suasana pesawat yang dia tumpangi pada saat itu juga sangat sepi, bahkan bisa dibilang hampir kosong tidak ada penumpang. Begitu pula kondisi di Bandara Internasional San Francisco.

Kondisi konter imigrasi di bandara ini terbilang sepi tidak seperti biasanya yang selalu dipenuhi antrian wisatawan. Hal tersebut menjadi keuntungan tersendiri bagi Farah, karena proses pengecekan berjalan sangat cepat, hanya 3 menit saja.

"Biasanya kalau kita melewati security di sini makan waktu lama sekali, karena kan harus buka sepatu dan sebagainya. Tadi tetep harus buka sepatu dan jaket, tapi hanya 3 menit saja. Can you Imagine? Staff di SanFransisco airport ramahnya juga minta ampun. Mereka pada ngajakin ngobrol dan seyum lebar, mungkin karena senang ada 1 customer yang datang. Semuanya berasa aneh, but I kinda like it, rasanya seperti travelling untuk pertama kali lagi," kata Farah.

Farah Quinn

Cerita Farah menjemput sang buah hati tercinta di Negeri Paman Sam ini pun berhasil menarik perhatian netizen. Unggahan tersebut telah disukai lebih dari 26 ribu orang, dan dibanjiri ratusan komentar.

"Thank you Farah for sharing. What a strange world this moment! Airport sepi tapi hospital rame banget dan antri masih di beberapa negara! Semoga covid segera berakhir dan menghilang selamanya. Have a safe Journey Farah," tulis akun anita_landsheer83.

"Ya Allah happy dengernya akhirnya perlahan tapi pasti. Semoga negara-negara lain menerapkan protokol yang sama. Sehat selalu dan selamat sampai kembali kak Farah," tulis akun qomariatul badriah.

"Sesampainya di Indonesia jangan lupa untuk test dan isolasi mandiri selama 14 hari," ujar akun andrian_obert.

"Pasti degdegan aku juga bayangin nanti klo naik pesawat lagi gimana yah. Uda kayak gak pernah pergi-pergi saking seneng dan ndredegnya," tulis akun dapurmami.didi.

"Jadi pengalaman yang unik ya, Farah. Deg degan juga dan weird kali ya," tulis akun herlina.lin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini