Viral Video Penuh Sesak Calon Pendaki Gunung Lawu saat Pandemi, Netizen Geram!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 17 Agustus 2020 14:08 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 17 406 2263358 viral-video-penuh-sesak-calon-pendaki-gunung-lawu-saat-pandemi-netizen-geram-R2VMGAUwnT.jpg Mau mendaki Gunung Lawu (Foto: Twitter All About magetan)

Mendaki gunung di tengah pandemi Covid-19 sepertinya jadi pilihan banyak masyarakat. Selain melepas penat di rumah saja, muncak juga seperti mencari udara segar di saat semua orang mesti menggunakan masker.

Tapi, yang terjadi di Gunung Lawu tak seindah yang Anda bayangkan. Hal itu bisa dilihat dari video yang dibagikan akun Twitter @magetanbanget. Di situ dibagikan video yang memperlihatkan antrean penuh sesak calon pendaki.

 

"Yang mau muncak ke Lawu, mending ditunda dulu. Daftar antreannya sudah panjang sejak pagi," tulis di keterangan videonya.

Jika dilihat dari video berdurasi 15 detik tersebut, para calon pendaki memang menggunakan masker, tetapi jarak antar orang sama sekali tidak bisa terjaga. Semua 'dempet-dempetan' dan terlihat di sana antrean yang sangat penuh sesak.

Luar biasanya lagi, panjang antrean kali ini 'membludak' sampai sekitar 100 meter ke belakang dari loket pendaftaran. Ini seperti membuktikan banyak orang ingin berada di puncak Gunung Lawu saat libur panjang. Namun sayang, mereka akhirnya mesti melanggar protokol kesehatan, terutama jaga jarak aman.

Video ini sudah ditonton lebih dari 443 ribu netizen sejak dibagikan 16 jam yang lalu setelah Okezone muat beritanya. Netizen pun banyak berkomentar mengenai hal ini. So, apa kata netizen?

"Ini biar bisa 17-an di puncak, ya? HAHAHAHA atuh please atuh kayak penting banget? Biasa pas sekolah upacara bendera bolos juga, lu," tulis @rinkelbe***.

 Baca juga: Cantiknya Indrian Puspita Rahmadhani, Gadis Aceh Pembawa Baki Bendera Pusaka 2020

"Kasihan, orang-orang sepertinya sudah tidak menemukan kebahagiaan di rumah (tempat tinggal) dan keluarganya sendiri sampai harus merasa bahagia dengan ramai-ramai muncak dan ternyata di sana bertemu orang-orang dengan rasa sama juga. Semoga tidak ada yang positif corona," ungkap @sintr***.

gue, kemaren gue kasih tau, puncak lagi macet-macetnya. Tadi pas gue tanya, nyokap diem aja," curhat @yudi***.

"Orang yang mementingkan egonya sendiri, tidak memikirkan keselamatan orang lain dan mirisnya hanya demi eksistensi lupa juga sama keselamatan diri sendiri bukan lah cerminan seorang pendaki sejati. Semoga mereka selamat sampai pulang ke rumah," cuit @PesonaKad**.

"Enggak usah mikir Covid-19, pendaki segitu banyak emang yakin dapat spot camp semua? Cap area Lawu enggak segede Merbabu. Yang ada mereka mati kedinginan karena enggak kebagian spot bangun tenda," komen @Rinaldi****.

Sementara itu, akun @magetanbanget pun membagikan informasi lain mengenai hal ini di cuitan berikutnya.

"Antrean pendakian Lawu via Cemoro Sewu akibat dibatasi kuota jumlah pendaki hanya 800 orang per hari. Pendakian Gunung Lawu dilarang memakai pakaian berbahan jeans dan dilarang juga membawa tisu basah," tulisnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini